Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Kru Kapal Kargo Panama Alami Cedera, Tim SAR Lakukan Evakuasi Medis di Benoa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi medis atau Medevac terhadap kru kapal MV Mineral Hokusai, Rabu (28/2/2024). Korban mengalami cedera mata saat berada di Perairan Jawa.
Informasi awal diterima dari PT Jakarta Lloyd Benoa, Selasa, (27/2/2024) pukul 18.50 WITA. Diketahui kapal kargo berbendera Panama tersebut dalam perjalanan dari Thailand menuju Australia. Korban berinisial FJST (30) merupakan warga negara Filipina.
Informasi itu segera ditindaklanjuti dengan mempersiapkan personel serta alut usai disepakati titik penjemputan, dimana berada pada koordinat 8° 46.296'S - 115° 14.592'E tepatnya di Perairan Selat Badung.
"Dari posisi kapal ketika laporan diterima diperkirakan tiba pada pagi ini, Rabu 28 Februari 2024," ujarnya.
Pada pukul 04.25 Wita RIB 02 Basarnas Bali lepas sandar dari Pelabuhan Benoa menuju titik intercept. Setelah 15 menit berselang RIB telah merapat di lambung kiri MV Mineral Hokusai.
"Tadi pukul 05.00 WITA korban telah berhasil dievakuasi dan berada di RIB," ucapnya.
Setibanya di Pelabuhan Benoa, selanjutnya dibawa menuju RS Siloam menggunakan kendaraan dari pihak agen kapal.
Selama proses medevac melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), VTS Benoa, Polair Polda Bali, KKP Pelabuhan Benoa serta agen kapal MV Mineral Hokusai.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5466 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3470 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2303 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan