Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Kunjungan Wisatawan Jepang Turun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bencana gempa dan tsunami di Jepang membawa dampak terhadap kunjungan wisatawan Jepang ke Bali. Pasca gempa dan tsunami di Jepang, kunjungan wisatawan asal Jepang ke Bali menurun dibanding sebelumnya.
[pilihan-redaksi]
Menurut data Kantor Imigrasi Klas I Khusus Ngurah Rai, pasca gempa dan tsunami di Jepang, angka kunjungan wisatawan Jepang ke Bali tercatat mengalami penurunan.
Pada tanggal 7 Maret (sebelum gempa 11 Maret) misalnya, wisatawan Jepang yang datang ke Bali tercatat 1183 orang. Sementara pada tanggal 13 maret atau pasca gempa, wisatawan Jepang yang datang ke Bali anjlok hanya 588 orang. Bahkan pada 15 Maret jumlahnya turun lagi menjadi 497 orang per harinya.
"Meski ada penurunan namun jumlahnya tidak terlalu signifikan. Jika dirata-ratakan sebelum dan sesudah gempa, penurunan kunjungan wisatawan Jepang ke Bali lewat Bandara Ngurah Rai hanya 28 persen. Saat ini kunjungan wisatawan Jepang ke Bali sudah mulai naik lagi," jelas Firdaus Amir, Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Ngurah Rai, (18/3/2011).
Wisatawan asal Jepang yang datang ke Bali lewat Ngurah Rai berasal dari tiga bandara di Jepang yakni Narita, Kansai, dan Nagoya. Dari segi jumlah kunjungan wisatawan ke Bali, wisatawan asal Jepang menduduki posisi tiga besar setelah wisatawan asal Australia dan Cina.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2316 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan