Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 14 September 2026
Lahir di Arena Tajen, Bayi Ini Diberi Nama Arenata
Minggu, 3 April 2016,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ni Luh Seniwi (35), seorang penjual bubur, melahirkan anak laki-lakinya di arena tajen di Banjar Cengolo, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Sabtu (2/4). Ia memberi nama anak ketiganya itu Arenata.
Nama Arenata diambil untuk mengingat kalau bayi laki-laki itu dilahirkan di arena tejen. Seperti yang dituturkan oleh Adnyana Putera (35) suami dari Luh Seniwi. Nama itu dipilih atas saran dari rekan-rekannya di arena tajen, yang mengharapkan agar ada kaitan kelahiran bayinya dengan lokasi lahirnya.
Pria yang dalam keseharian merawat dua anaknya di rumah itu, sebelumnya telah memiliki dua anak laki-laki, yang pertama telah sekolah IV SD, yang kedua masih berusia empat tahun. "Saran dari teman-teman agar kelahiran anak saya ada kaitan dengan tempat lahirnya, saya berencana menamai Arenata," ujarnya.
Pria yang sempat bekerja sebagai supir dan tinggal di perumahan Banjar Bongan Kauh, Desa Bongan, Tabanan itu menceritakan, jika anak ketiganya itu diluar rencana dirinya dan istri.Sebulan sebelum pasang KB, ternyata istrinya lambat datang bulan, bahkan ada rencana untuk menggugurkan, tapi ada keluarga yang melarang. Dia bahkan tidak melakukan USG, dan sempat berharap akan lahir akan perempuan.
"Saya tidak tahu jika anak ketiga akan laki-laki lagi, tapi saya bersyukur semoga membawa keberuntungan," terangnya.Ni Luh Seniwi (35) asal Negara , Jembrana, ibu dari bayi laki-laki yang lahir di arena tajen itu menuturkan , ia telah berjualan di areal tajen sekitar dua setengah tahun. Dirinya sudah terbiasa berjualan dengan menggunakan motor matic berwarna biru ke arena tajen meskipun sedang hamil.
"Sudah biasa jualan, dagangan saya taruh di belakang dengan dibonceng," jelasnya.Untuk jadwal kelahiran, dia mengatakan jika pekiraan dari dokter adalah tanggal 25 Februari 2016, tapi mundur. Kelahiran yang terjadi di arena tajen sama sekali tidak disangkanya, dia menyebutkan jika sebelumnya sempat merasa kurang enak di perut, tapi masih bisa dibawa berjualan.
"Setelah tiba di arena tajen seperti biasa saya gelar dagangan, saat duduk menunggu pelanggan, perut saya sakit, dan lahirlah anak saya, sempat jatuh ke tanah sehingga kena lumpur," ujarnya. Lahirnya bayi laki-laki di arena tajen itu membuat suasana di areal tajen siang itu panik dan hari itu arena tajen ditutup.
Bayi yang lahir dengan berat 2,5 kilogram dan panjang 3,7 centimeter itu kemudian dilarikan ke bidan Ni Nyoman Suniti di Banjar Tanah Pegat, Desa Gubug, Tabanan.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4600 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3417 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2095 Kali
04
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026