Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Lansia di Ketewel Gianyar Ditemukan Tewas Terseret Arus Sungai
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang warga lanjut usia ditemukan meninggal dunia diduga akibat terseret arus saat mandi di aliran Sungai Beji Anakan, Banjar Akta, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (18/5/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial NKR (67), warga Banjar Akta, Desa Ketewel. Jasad korban ditemukan warga sekitar pukul 07.30 Wita dalam kondisi tersangkut di bebatuan sungai, sekitar 500 meter dari lokasi tempat korban biasa mandi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya seorang warga yang hendak mandi di sungai menemukan pakaian korban berada di tepi sungai. Namun korban tidak terlihat di sekitar lokasi sehingga saksi merasa curiga.
Baca juga:
Lansia Ditemukan Tewas di Pantai Biaung
Saksi kemudian menghubungi keluarga korban dan bersama warga melakukan pencarian menyusuri aliran sungai. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Petugas dari Polsek Sukawati bersama personel piket fungsi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi menuju rumah duka.
Selain itu, Tim Identifikasi Polres Gianyar bersama petugas medis turut melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.
Hasil pemeriksaan medis awal menemukan luka memar pada pelipis kanan serta luka lecet di bagian pinggang yang diduga akibat benturan dengan bebatuan saat korban terseret arus sungai. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan warga.
“Kami dari Polres Gianyar bersama Polsek Sukawati langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga terkait adanya korban yang diduga terseret arus sungai. Petugas melakukan olah TKP, membantu evakuasi korban, serta berkoordinasi dengan tim medis dan pihak keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air meningkat dan kondisi arus tidak menentu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di sungai maupun tempat berair lainnya guna menghindari kejadian serupa,” tambahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli