Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Lomba Ogoh-ogoh Hadiah Puluhan Juta Rupiah, Disbud Gianyar Keliling Tiap Kecamatan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Menjelang Nyepi Caka 1945, diadakan lomba ogoh-ogoh yang digelar Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar. Hadiahnya fantastis, terbaik Kabupaten meraih Rp50 juta.
Kemudian terbaik II Rp 35 juta dan terbaik III Rp 25 juta. Sementara ratusan ogoh-ogoh yang tidak mendapat juara namun masuk nominasi tiga terbaik di tingkat kecamatan, masing-masing mendapatkan uang Rp5 juta.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar I Gusti Agung Sri Widyawati menyatakan yang dilombakan adalah karya sendiri dan baru.
“Pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 5-22 Februari 2023. Kami menyiapkan data peserta dari hasil sosialisasi dan penyiapan tim juri tingkat kecamatan dan Kabupaten,” jelasnya didampingi Kepala Bidang Sejarah dan Tradisi Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar I Wayan Sila, Senin (16/1).
Untuk mensukseskan lomba, pihaknya berkeliling ke kecamatan menyasar para yowana. “Pagi di Kantor Camat Ubud lanjut siang di Camat Payangan,” jelasnya.
Kepada para Yowana dan stake holder terkait akan disampaikan tentang Juknis lomba Ogoh-Ogoh hingga hadiah. Peserta juga harus menyiapkan narasi atau sinopsis ogoh-ogoh yang dibuat dalam bentuk Word atau Pdf maksimal 500 kata. Pendaftaran keikutsertaan dalam Lomba Ogoh-ogoh secara online melalui Link: http://cutt.ly/pendaftaran-lomba-ogohogoh2023.
Pembuatan Ogoh-Ogoh menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. “Tidak diperbolehkan menggunakan sterofoam, spon dan plastik sekali pakai,” jelas Sila. Tinggi ogoh-ogoh minimal 3 meter, maksimal 5 meter diukur dari atas alas (beti/kotak). Bentuk ogoh-ogoh bercirikan tradisi Hindu Bali dengan tidak menampilkan unsur Politik, SARA, dan Pornografi
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 588 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 464 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan