Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
Lompat dari Lantai 25, Wanita Muda Timpa Emak-emak Hingga Patah Kaki
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang wanita berinisial S (46) diduga tewas bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 25 Tower C Apartemen Green Bay, Pluit, Penjaringan Jakarta Utara. Dalam peristiwa itu seorang wanita paruh baya tertimpa tubuh korban hingga mengalami luka patah tulang di kakinya.
Kapolsek Penjaringan, Kompol Ardyansyah mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (25/1/2021) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB.
Dia menuturkan, peristiwa itu bermula ketika korban S melompat dari lantai 25 Tower C, kemudian menimpa penghuni lain berinsial B (56) yang tengah berjalan di selasar apartemen Tower C.
"Korban berjenis kelamin wanita ditemukan jatuh dari lantai atas Apartemen Tower C Green Bay dan menimpa seorang wanita yang sedang berjalan di selasar Tower C. Korban dibawa ke RS Atmajaya," kata Ardyansyah kepada wartawan, Selasa (26/1).
Sementara itu, berdasar keterangan suami korban S memang kerap berupaya melakukan bunuh diri. Hal itu dilatarbelakangi oleh riwayat penyakit tumor otak yang dideritanya.
"Berdasarkan keterangan saksi (suaminya) bahwa korban sudah lama menderita tumor otak. Akibat penyakitnya itu korban sering berniat melakukan bunuh diri," jelas Ardyansyah.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4361 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1474 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1188 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 965 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 900 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun