Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Mahasiswa Pajang Foto Bupati dan Dewan di Jalan Rusak
BERITABALI.COM, NTB.
Puluhan mahasiswa dari Laskar Terpelajar Donggo dan Soromandi (LTDS) menanam pohon pisang di jalanan rusak Lintas Desa Oo dan Desa Kala, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.
Menariknya, di batang pohon pisang yang ditanam di badan maupun bahu jalan itu, dipasang foto Bupati Bima, Wakil Bupati Bima. Termasuk memasang foto Ketua DPRD dan anggota dewan Kabupaten Bima.
Para mahasiswa menuntut adanya perbaikan jalan penghubung Desa O’o dengan Kala yang bertahun-tahun rusak.
Saat melakukan aksi, para mahasiswa juga mengibarkan bendera merah putih. Para mahasiswa menilai, mereka yang memiliki foto tersebut, harus bertanggungjawab atas kerusakan jalan antara Desa O’o dan Desa Kala.
Kordinator lapangan LTDS, Murad Fadirah mengatakan, mereka mengingatkan pemerintah tentang arti kemerdekaan yang sejati.
"Ini cara kami menyambut 77 tahun Indonesia Merdeka. Kita ingin kabarkan pada negara dan masyarakat luas, ada ketimpangan pembangunan di saat pemerintah dengan gegap gempita melaksanakan upacara kenegaraan,” ujarnya, Kamis (18/8).
Pemerintah Kabupaten Bima, menurut dia, telah lama menutup mata dan telinga mereka atas harapan masyarakat yang berharap jalan diperbaiki. Masih banyak desa di Kecamatan Donggo dan Soromandi, jalan sudah lama rusak, tidak pernah diperbaiki.
“Semoga dengan cara ini pemerintah daerah membuka mata dan mendengar harapan masyarakat,” harap koordinator lapangan aksi tersebut.
Mahasiswa lain, Wahyudin Al-Walid menegaskan, aksi LTDS ini sebagai pesan simbolik kepada Bupati Bima selaku kepala daerah. Pesan serupa juga disampaikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bima dan wakil rayat asal Donggo dan Soromandi.
“Pemda Bima harus belajar memahami kenyataan. Ada kerusakan jalan bertahun-tahun yang harus diperhatikan,” terangnya.
Dia menyebutkan, jalan penghubung di sejumlah desa di Kecamatan Donggo dan Soromandi rata-rata rusak.
“Di desa O’o, Kala, Mpili, dan Mbawa kondisi jalan sangat memprihatinkan. Begitu juga di Desa Wadukopa. Jalan tersebut kerap dilalui unsur pemerintah kecamatan, bahkan pimpinan daerah,” terangnya.
Melalui aksi itu, mereka menuntut Bupati Bima dan DPRD Kabupaten Bima untuk memperbaiki jalan rusak di Desa Kala dan O’o pada APBD Perubahan 2022. Mereka juga agar seluruh jalan rusak di Kecamatan Donggo dan Soromandi diperbaiki melalui APBD tahun 2023.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2348 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan