Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Mahasiswa Pajang Foto Bupati dan Dewan di Jalan Rusak
BERITABALI.COM, NTB.
Puluhan mahasiswa dari Laskar Terpelajar Donggo dan Soromandi (LTDS) menanam pohon pisang di jalanan rusak Lintas Desa Oo dan Desa Kala, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.
Menariknya, di batang pohon pisang yang ditanam di badan maupun bahu jalan itu, dipasang foto Bupati Bima, Wakil Bupati Bima. Termasuk memasang foto Ketua DPRD dan anggota dewan Kabupaten Bima.
Para mahasiswa menuntut adanya perbaikan jalan penghubung Desa O’o dengan Kala yang bertahun-tahun rusak.
Saat melakukan aksi, para mahasiswa juga mengibarkan bendera merah putih. Para mahasiswa menilai, mereka yang memiliki foto tersebut, harus bertanggungjawab atas kerusakan jalan antara Desa O’o dan Desa Kala.
Kordinator lapangan LTDS, Murad Fadirah mengatakan, mereka mengingatkan pemerintah tentang arti kemerdekaan yang sejati.
"Ini cara kami menyambut 77 tahun Indonesia Merdeka. Kita ingin kabarkan pada negara dan masyarakat luas, ada ketimpangan pembangunan di saat pemerintah dengan gegap gempita melaksanakan upacara kenegaraan,” ujarnya, Kamis (18/8).
Pemerintah Kabupaten Bima, menurut dia, telah lama menutup mata dan telinga mereka atas harapan masyarakat yang berharap jalan diperbaiki. Masih banyak desa di Kecamatan Donggo dan Soromandi, jalan sudah lama rusak, tidak pernah diperbaiki.
“Semoga dengan cara ini pemerintah daerah membuka mata dan mendengar harapan masyarakat,” harap koordinator lapangan aksi tersebut.
Mahasiswa lain, Wahyudin Al-Walid menegaskan, aksi LTDS ini sebagai pesan simbolik kepada Bupati Bima selaku kepala daerah. Pesan serupa juga disampaikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bima dan wakil rayat asal Donggo dan Soromandi.
“Pemda Bima harus belajar memahami kenyataan. Ada kerusakan jalan bertahun-tahun yang harus diperhatikan,” terangnya.
Dia menyebutkan, jalan penghubung di sejumlah desa di Kecamatan Donggo dan Soromandi rata-rata rusak.
“Di desa O’o, Kala, Mpili, dan Mbawa kondisi jalan sangat memprihatinkan. Begitu juga di Desa Wadukopa. Jalan tersebut kerap dilalui unsur pemerintah kecamatan, bahkan pimpinan daerah,” terangnya.
Melalui aksi itu, mereka menuntut Bupati Bima dan DPRD Kabupaten Bima untuk memperbaiki jalan rusak di Desa Kala dan O’o pada APBD Perubahan 2022. Mereka juga agar seluruh jalan rusak di Kecamatan Donggo dan Soromandi diperbaiki melalui APBD tahun 2023.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 880 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 747 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 565 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 532 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik