Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Mahfud Md di Forum R20: Jangan Melakukan Politik Identitas
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengingatkan agar agama tidak dijadikan politik identitas sebagai alat menghegemoni, menguasai dan mendiskriminasi.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pembukaan Religion Twenty (R20), sebuah forum yang menghadirkan pemuka agama dan tokoh antarsekte dari seluruh dunia sebagai rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Mahfud melihat, kehidupan beragama di Indonesia masih bersifat inklusif. Namun dia mewanti agar hal itu tidak menjadi identitas politik yang dapat merusak rasa persatuan.
"Jangan melakukan politik identitas, itu berbahaya bagi kesatuan kita sebagai bangsa, bahkan kemanusiaan," wanti dia, di sela-sela acara R20 di Grand Hyatt Nusa Dua Bali, Rabu (2/11/2022).
Baca juga:
PHDI Sikapi Pertemuan R20 di Bali
Mahfud yakin, jika politik identitas masih digunakan sebagai alat untuk menghegemoni, menguasai dan mendiskriminasi maka semangat persatuan yang menyatukan akan jauh dari kata sepakat.
"Jadi (meski) setiap organisasi politik punya identitas sendiri, tapi tetap inklusif dan tidak lakukan politik identitas," tandas Mahfud.
Menurut dia, forum R20 ini dapat menyampaikan pesan tentang inti dari persatuan dalam arti kemanusiaan yang berada dalam lingkar agama dan perbedaan keyakinan.
"Apapun agamanya seperti apapun rasnya, di manapun tempatnya, manusia itu harus bersaudara membangun kemajuan bersama," kata Mahfud.
Mahfud mengaku bersyukur, Indonesia memiliki organisasi masyarakat Islam terbesar di dunia, yakni Nahdlatul ulama (NU). Sebab, melalui inisiatif Pengurus Besar NU ini, lahirlah R20 yang menjadi ajang perdana dalam rangkaian KTT G20.
"Itu lah sebabnya sejak awal pemerintah ikut bersemangat mendukung acara ini, pemerintah akan usul forum ini jadi official engagement event G20 berikutnya," kata Mahfud. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4562 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2364 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1629 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun