Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Makin Memburuk, Jerman: Rusia Hancurkan Impian Eropa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Hubungan Jerman dengan Rusia memburuk di tengah perang yang terjadi di Ukraina akibat serangan Moskow.
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengatakan serangan Rusia ke Ukraina telah menyebabkan putusnya sebuah era dalam hubungan Berlin dengan Moskow. Perang juga telah menghancurkan impian mantan presiden Soviet Mikhail Gorbachev tentang "rumah Eropa bersama".
Steinmeier, yang berasal dari sayap Sosial Demokrat Jerman yang telah lama mendukung hubungan ekonomi yang lebih dekat dengan Moskow, mengatakan serangan Rusia ke Ukraina telah membawa perubahan.
"Ketika kita melihat Rusia hari ini, tidak ada ruang untuk mimpi lama," kata Steinmeier. "Negara kita berdiri melawan satu sama lain hari ini," katanya, Jumat (28/10/2022), dikutip Reuters.
"Itu juga telah menjerumuskan kami di Jerman ke waktu lain, ke dalam ketidakamanan yang kami pikir telah kami atasi: waktu yang ditandai oleh perang, kekerasan dan pelarian, oleh kekhawatiran tentang perluasan perang yang menjadi api liar di Eropa," katanya.
Adapun, Steinmeier melakukan kunjungan mendadak ke Kyiv pada Selasa lalu, ketika dia menjanjikan dukungan lebih lanjut ke Ukraina, terutama di bidang pertahanan udara. Kunjungan itu adalah yang pertama sejak Rusia menyerang Ukraina.
Steinmeier awalnya berencana mengunjungi Ukraina pada April, tetapi Kyiv menolak untuk menyambutnya saat itu di tengah keresahan atas dukungannya di masa lalu untuk pemulihan hubungan Barat dengan Rusia. Kyiv dan Berlin kemudian memperbaiki ketidaksepakatan mereka.
Baca: Dibayangi Perang Nuklir, AS: Putin Jadi Ancaman Akut!
Steinmeier, yang perannya sebagai kepala negara sebagian besar bersifat seremonial, mengatakan dalam pidatonya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin secara pribadi bertanggung jawab atas kekacauan di Eropa, dan dia mencela "obsesi kekaisarannya".
Putin pada gilirannya menuduh Barat menghasut perang. "Tahun-tahun yang lebih sulit, tahun-tahun yang sulit akan datang," katanya. (Sumber: CNBC Indonesia)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1974 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun