Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Mantan Kader Hanura Pengikut Wiranto Diserahkan ke Prabowo Gabung Gerindra
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah mantan kader Partai Hanura akan diserahkan Wiranto ke Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jelang Pemilu 2024.
Serah terima akan dilakukan di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, pada hari ini, Senin (1/5).
"Ada yang kemudian memilih untuk jalur politik yang berhaluan nasionalis, itu juga akan saya sampaikan nanti ke Pak Prabowo," kata Wiranto di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (1/5).
Wiranto menyebut pengikutnya itu memiliki haluan politik nasionalis. Dia yakin mereka akan cocok bergabung dengan partai besutan Prabowo.
Ada pula eks kader Hanura yang berhaluan politik religius. Wiranto telah menyerahkannya ke Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.
"Saya mengantar sekarang teman-teman dari kelompok seperjuangan saya yang kemudian memilih PPP," ujarnya.
Wiranto adalah salah satu pendiri Hanura pada November 2006 usai pensiun dari militer. Dia pernah menjadi ketua umum dan calon wakil presiden pada 2009.
Dia mengaku keluar dari Partai Hanura yang ia dirikan karena sudah tak sesuai dengan pemikirannya.
"Karena satu dan lain hal di mana navigasinya tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan, terpaksa saya melepaskan kapal perang itu," kata Wiranto di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (1/5).
Saat ini, Partai Hanura dipimpin Oesman Sapta Odang (OSO). Hanura tak memiliki kursi di DPR RI setelah gagal memenuhi ambang batas parlemen pada Pemilu 2019. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 610 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 494 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan