Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 11 Juni 2026
Mayat Made Herman Ditemukan Tergeletak di Pinggir Pantai
Rabu, 22 April 2015,
23:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sesosok mayat jenis kelamin laki laki ditemukan tergeletak di pinggir pantai, banjar Tembles, Desa Penyaringan, Mendoyo, Jembrana, Rabu (22/4/2015). Penemuan mayat tersebut sempat menggegerkan warga setempat.
Mayat tanpa identitas ini pertama kali ditemukan warga setempat sekitar jam 8 pagi waktu setempat di pinggir pantai. Saat ditemukan korban dalam posisi tertelungkup, mengenakan baju kaos loreng, dan menggunakan celana jeans warna hitam.
Atas penemuan tersebut, warga langsung melaporkannya ke aparat desa dan diteruskan ke polsek Mendoyo Jembrana. Polisi dari polres Jembrana langsung melakukan olah TKP atau tempat kejadian peristiwa. Dari hasil pemeriksaan sementara, pada tubuh korban polisi menemukan luka di pelipis mata kiri dan mengeluarkan darah.
"Saat ditemukan pada tubuh korban tidak ada identitas. Kita masih selidiki, apakah kematian korban ada indikasi pidana atau tidak," ujar AKP Wayan Artha Wirawan, Kapolsek Mendoyo.
Satu jam setelah ditemukannya mayat tersebut, identitas korban baru diketahui setelah sanak saudara korban mendatangi lokasi penemuan mayat. Korban diketahui bernama Made Herman Setiawan, asal Banjar Pancadawa Pendem Jembrana.
Mayat korban langsung dibawa ke rumah sakit umum kota Negara Jembrana utuk kepentingan visum. Polisi masih menyelidiki sebab kematian korban, apakah karena kecelakaan atau menjadi korban pembunuhan.
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026