Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Menhan AS Diperintahkan Pecat Serdadu Transgender
Sabtu, 26 Agustus 2017,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Washington DC. Departemen Pertahanan AS, Pentagon dilarang menerima calon prajurit transgender, dan menteri pertahanan AS diberi kekuasaan penuh untuk memecat prajurit transgender yang terlanjur jadi tentara AS.
The Guardian mengabarkan, larangan itu diterapkan berdasar memo Gedung Putih, Kamis (24/8/2017). Dalam memo sepanjang 2,5 halaman itu, Presiden Trump memerintahkan agar Pentagon menerapkan larangan itu dalam jangka waktu enam bulan ke depan.
[pilihan-redaksi]
"Menteri Pertahanan James Mattis diberi wewenang untuk menentukansiapa saja yang dipecat berdasar kemampuannya di medan perang atau dalam kehidupan sehari-hari di kapal perang," tulis kantor berita Reuters. Pentagon juga diperintahkan untuk menghentikan asuransi kesehatan bagi transgender yang hendak mengubah jenis kelamin.
Rekrutmen calon prajurit transgender dibekukan sejak Juni lalu. Presiden Donald Trump juga memerintahkan jajaran perwira tinggi militer untuk tidak menerima para transgender. "Militer AS tidak dapat menerima atau mengizinkan transgender menjalankan tugas dalam kapasitas apapun," kata Trump.
Studi Rand Corporation di bawah supervisi kementerian pertahanan AS tahun 2016 menunjukkan, sekitar 1.300 hingga 6.600 tentara transgender telah bertugas di departemen pertahanan AS. Hanya belasan orang yang menjalani operasi pergantian jenis kelamin. Studi itu juga membuktikan bahwa tunjangan kesehatan para transgender hanya menghabiskan US$2,4 juta hingga US$4,8 juta pada 2014 lalu. Dibandingkan anggaran pertahanan Pentagon sebesar US$6,27 miliar, jumlah itu tergolong sedikit.
"Semua orang terpukul. Semua orang takut," kata Rudy Akbarian, tentara dan transgender lelaki berusia 26 tahun. "Banyak di antara kami yang saat mendaftar berusia 20 tahun, tapi kini harus keluar dari satuan, padahal belum waktunya pensiun. Mereka juga manusia bukan?"' kata Rudy Akbarian. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6026 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2355 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2245 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026