Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Menikmati Suasana Kebun Binatang di Malam Hari
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Berkunjung ke kebun binatang di siang hari tentu sudah biasa. Tapi bagaimana ya rasanya jika berkunjung ke kebun binatang di malam hari. Nah, bagi anda yang tidak punya waktu berkunjung ke kebun binatang di siang hari,
kini di Singapadu Gianyar sudah ada kebun binatang yang menyiapkan paket wisata kebun binatang malam hari.
Untuk menarik wisatawan berkunjung ke Bali, para pelaku pariwisata terus berupaya menemukan hal-hal baru yang bisa dijual kepada para wisatawan yang sedang berkunjung ke bali.
Bagi anda yang akan berkunjung ke Bali, kini ada satu tempat rekreasi baru yakni wisata 'Night Zoo' atau wisata melihat tingkah laku binatang pada malam hari.
Kebun binatang yang terletak di Jl. Raya Singapadu Gianyar Bali ini, akan mengajak para pengunjung melihat tingkah laku binatang pada malam hari.
Sebanyak 350 binatang dari berbagai jenis bisa dilihat para pengunjung di kebun binatang ini mulai Macan, Beruang, Singa, dan lainnya.
Wisata 'Night Zoo' ini merupakan pertama kali di Bali dan bahkan pertama kali di Indonesia,kata Anak Agung Gede Putra, pemilik Bali Zoo.
Untuk bisa menikmati suasana 'Night Zoo', setiap pengunjung cukup membayar Rp. 50 Ribu untuk sekali masuk. Selain bisa menyaksikan tingkah laku binatang pada malam hari, pengunjung juga akan dihibur dengan berbagai tarian seperti Tarian Lumpur, Tarian Ular, dan lain sebagainya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun