Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Menteri Mundur, India Nol Wakil Muslim di Parlemen
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pertama dalam sejarah India tak punya perwakilan Muslim di parlemen usai Menteri Urusan Minoritas, Mukhtar Abbas Naqvi, mengundurkan diri pada Rabu (6/7). Naqvi mengundurkan diri sehari sebelum masa jabatan dirinya habis. Ia merupakan satu-satunya menteri Muslim di Partai pimpinan perdana menteri India Narendra Modi, Bharatiya Janata Party (BJP).
Pengunduran diri Naqvi muncul saat BJP menghadapi tuduhan penganiayaan terhadap komunitas minoritas sejak 2014. Namun, sejumlah media menilai BJP bisa saja memperitmbangkan Naqvi sebagai wakil presiden India di tengah kemarahan global usai salah satu politikus mereka melontarkan pernyataan anti-Islam.
Pemilihan wakil presiden di India akan berlangsung pada 6 Agustus mendatang. Sementara itu, masa jabatan wapres petahana saat ini M Venkaiah Naidu akan berakhir pada 10 Agustus.
Sebelumnya, BJP telah mencalonkan Droupadi Murmu sebagai presiden pada Juni lalu. Jika ia menang, Murmu akan menjadi politikus golongan etnis pertama di India dan perempuan kedua yang memegang posisi tersebut.
Konstitusi India memberikan peran seremonial bagi presiden dan wakil presiden. Sedangkan untuk perdana menteri dan kabinetnya memegang kekuasaan eksekutif.
BJP sejauh ini memiliki 301 anggota di majelis rendah parlemen India. Keluarnya Naqvi semakin menunjukkan partai sayap kanan ini tak punya anggota Muslim di majelis rendah maupun majelis tinggi parlemen.
Para ahli menilai tak adanya perwakilan Muslim di jajaran terpilih BJP bertentangan dengan slogan partai yang kerap diteriakkan: harmoni dan pertumbuhan inklusif bagi semua.
Analis politik India, Arati Jerath, mengatakan BJP secara historis punya kehadiran Muslim yang nyata tapi itu tak terjadi jika berkaitan dengan eksekutif.
"Ini adalah sesuatu yang baru dan tidak biasa. Mereka bahkan tidak memiliki wajah Muslim lagi. Saya kira itu menunjukkan bagaimana BJP telah berubah sekarang di bawah Modi dan [Menteri Dalam Negeri federal Amit] Shah," kata Jerath dikutip AL Jazeera.
Ia kemudian berujar, "Secara terbuka [BJP] telah menunjukkan kami bisa memenangkan pemilihan tanpa dukungan umat Islam."
Dalam pemilihan umum 2014 lalu, BJP menerjunkan tujuh Muslim. Namun, tak satu pun dari mereka yang menang, meski partai Modi mendulang banyak dukungan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2010 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1849 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1373 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1248 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah