Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Mesin Tempel Nelayan Digasak maling
Abang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
2 Buah mesin tempel milik nelayan di kawasan Pantai Batu Manak, Kesambi, Bunutan, Abang Karangasem raib.
Informasi dari TKP menyebutkan, 2 buah mesin tempel berkekuatan 15 PK warna abu-abu merk Yamaha masing - masing dimiliki oleh I Wayan Ganti (55) asal Batu Manik, Dusun Kesambi, Abang Karangasem seharga Rp.7,5 Juta dan mesin dengan jenis yang sama milik warga setempat I Wayan Kenis (50) yang ditaksir seharga Rp.6,5 Juta.
Mesin itu diketahui hilang saat mereka hendak melaut sekitar pukul 05.00,pagi.
Seperti biasa kami menaruh mesin-mesin tersebut di gubuk pesisir pantai yang biasa dimanfaatkan oleh kelompok nelayan disini untuk menaruh keperluan melaut, namun pada hari itu kami kaget karena tidak mendapati mesin yang kami taruh ditempat biasanya.
Hal yang sama ternyata juga dialami rekan kami, “ Beber Ganti saat melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Abang.
Pahumas Polres Karangasem, Kompol I Wayan Soerdjana seijin Kapolres Karangasem, AKBP, IGK Sudarsana membenarkan telah menerima laporan hilangnya 2 mesin tempel milik nelayan di kawasan Kesambi, Abang tersebut. Disebutkannya kejadian itu masih dalam penyelidikan petugas kepolisian. (kkk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1941 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1697 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1559 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun