Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Moeldoko Anggap Tak Ada Yang Salah Jokowi ke Daerah Kampanye Ganjar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Staf Presiden Moeldoko buka suara soal Presiden Joko Widodo disebut-sebut membuntuti kampanye calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo di Jawa Tengah.
Moeldoko tak menjelaskan alasan daerah kunjungan kerja Jokowi selalu sama dengan Ganjar. Dia justru bertanya balik mengenai hal itu.
"Salahnya apa?" kata Moeldoko lalu tertawa saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (3/1).
Moeldoko heran dengan pihak yang mengembuskan isu tersebut. Menurutnya, tidak ada yang salah dengan kesamaan daerah yang dikunjungi Jokowi dan Ganjar.
"Jangan begini. Ini dekat ini dikomentari, deket ini komentari, ya terus deket demit opo yo?" ucapnya tertawa.
Sebelumnya, muncul isu Jokowi membuntuti kampanye calon presiden Ganjar Pranowo. Isu itu berembus sejak Jokowi mengunjungi daerah-daerah yang baru saja dikunjungi Ganjar.
Misalnya, pekan ini saat Jokowi berkunjung ke Boyolali dan Purworejo. Dua daerah itu telah dikunjungi oleh Ganjar beberapa hari lalu.
"Kalau beliau niatnya ngikutin saya, berarti sayang dong sama saya," ucap Ganjar merespons kesamaan daerah dengan Jokowi saat ditemui di Jepara, Selasa (2/1).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4091 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1403 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 864 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 743 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun