Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Myanmar Ngamuk ke RI Cs, Sebut 'Anjing Peliharaan' AS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Junta Militer Myanmar menyatakan kekecewaannya kepada ASEAN. Pasalnya, penguasa negara itu merasa tidak dianggap oleh asosiasi negara Asia Tenggara dalam penyelesaian konflik yang mendera dalam negerinya.
Kementerian Luar Negeri Myanmar mengatakan bahwa ASEAN telah mengabaikan negaranya dengan menetapkan batas waktu bagi perdamaian. Menurut mereka, ini tidak akan menyelesaikan masalah dan berimplikasi negatif.
"Memasukkan tekanan tambahan dengan menetapkan jangka waktu akan menciptakan lebih banyak implikasi negatif daripada yang positif," tulis pernyataan resmi yang dikutip AFP, Kamis, (28/10/2022).
Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta pada Februari tahun lalu, dengan lebih dari 2.300 orang tewas dalam tindakan brutal militer terhadap perbedaan pendapat.
ASEAN pun sejauh ini masih berusaha memecahkan kebuntuan berdarah tersebut. Para menteri luar negeri blok tersebut bertemu di Jakarta pada hari Kamis untuk membahas krisis tersebut. Junta tidak diwakili setelah menolak undangan untuk mengirim tokoh nonpolitik.
Namun, dengan langkah ini, Myanmar menuding Asean telah melakukan 'diskriminasi' karena tidak mengundang Menteri Luar Negeri yang ditunjuk junta, Wunna Maung Lwin, ke pertemuan di Jakarta.
Diketahui, Pemimpin Junta Min Aung Hlaing juga belum akan diundang ke pertemuan puncak para pemimpin Asean bulan depan. Selain itu, diplomat top Maung Lwin dikeluarkan dari pembicaraan tingkat menteri pada Februari dan Agustus.
"Kebijakan ASEAN tentang keterlibatan konstruktif tidak lagi di atas meja. ASEAN tampaknya bertindak sebagai 'anjing peliharaan' bagi AS," tulis salah satu surat kabar yang dikendalikan Junta.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1974 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun