Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 17 September 2026
Ngaben Salah Satu Upaya Membayar Hutang pada Para Leluhur
Kamis, 15 November 2018,
20:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan upacara pitra yadnya berupa Ngaben Sarad (massal) beserta rangkaiannya, yang merupakan satu upaya selaku umat Hindu Bali dalam membayar hutang kepada para leluhur (Pitra Rna), sebagai salah satu bagian dari 3 hutang yang dipercaya dibawa semenjak manusia lahir atau dikenal dengan Tri Rna.
“Kita baru akan merasa lega apabila leluhur kita sudah diupacarai, jika belum diaben pasti masih berasa ada yang kurang. Rangkaian akhir upacara ngaben kan ngelinggihang sang karyanin di merajan rong telu masing-masing, kalau sudah melinggih disana kan jadi Bhatara Hyang, itu satmaka ngelinggihang dalam diri kita, jadi terasa dekat dalam hati,” jelasnya saat menghadiri Upacara Pitra Yadnya lan Manusa Yadnya di Banjar Adat Beringkit Desa Beringkit, Belayu, Marga, Tabanan, Kamis (15/11).
Ia mengharapkan seluruh krama menyelenggarakan upacara tersebut dengan pikiran tulus ikhlas. Senada dengan Wagub Cok Ace, Wabup Komang Gede Sanjaya juga mengapresiasi penyelenggaraan upacara tersebut yang dilandaskan perasaan tulus ikhlas. Lebih jauh, Ia pun menyampaikan kehadiran pemerintah menjadi bagian setiap upacara keagamaan yang digelar masyarakat guna meringankan biaya yang ditanggung oleh masyarakat.
“Kami tahu biaya untuk upacara adat dan keagamaan di Bali sangat besar, oleh karena itu pemerintah akan selalu mendukung pembiayaannya, sehingga masyarakat bisa diringankan,” ujarnya.
Sementara itu Kelian Banjar Adat Beringkit Made Ardiana menjelaskan upacara Ngaben yang sudah digelar kemarin (14/11) tersebut diantaranya mengikutkan 101 Sawa, 3 Sawa Nglungah, dan Nyekah 81. Tak hanya rangkaian upacara Ngaben, masyarakat juga melangsungkan upacara manusa yadnya secara massal diantaranya metatah diikuti sekitar 103 orang dan metelubulanan sebanyak 90 orang. Upacara yang diperkirakan menelan biaya sekitar 500 juta tersebut sepenuhnya berasal dari urunan krama dan punia dari berbagai kalangan.
Sebelumnya Wagub Cok Ace juga berkesempatan menghadiri upacara Pitra Yadnya lan Manusa Yadnya di Banjar Pekramaan Umadiwang, Belayu, Marga, Tabanan.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2317 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026