Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Ngaku Dapat Bisikan, Seorang Pendeta Tega Perkosa Perempuan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pendeta di Brasil tega memerkosa seorang wanita di rumahnya setelah mengklaim dia mendapat bisikan untuk melakukan kejahatan tersebut.
Menyadur The Sun, Jumat (26/3/2021) Daniel Souza, seorang pendeta dari Belém, Brasil, terekam kamera keamanan merudapaksa seorang wanita yang tidak sadarkan diri di kamar tidurnya.
Korban dilaporkan pernah berkunjung ke rumah pendeta tersebut untuk melakukan sesi doa bersama seorang pemuda.
Menurut media lokal, dugaan serangan itu terjadi langsung setelah Souza melakukan ibadah di rumahnya sendiri.
Ketika kerabat korban menemukan dugaan kejahatan tersebut, mereka dilaporkan memukul pendeta itu dan kemudian memaksanya untuk mengaku di depan kamera.
Dalam video tersebut, yang telah dibagikan secara luas secara online, Souza terlihat berlumuran darah akibat pukulan dari kerabat korban.
Souza kemudian mengaku di video tersebut bahwa dia melakukan aksi bejatnya karena berada di bawah pengaruh "iblis" dan "musuh".
Dia menambahkan bahwa dia telah "gagal dan melakukan segala kesalahan."
Keluarga korban dalam video itu terdengar mengatakan "kamu adalah iblis" sebelum tersangka mengklaim bahwa ia telah "tergoda."
Souza telah ditangkap dan masih dalam tahanan polisi dan belum ada rincian lebih lanjut dari kasus tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1342 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1029 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 870 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 774 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik