Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Ngaturang Pekelem, Pemancing yang Terseret Ombak Masih Belum Ditemukan
Rabu, 4 September 2019,
20:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Sehari setelah hilangnya dua pemancing, I Gede Ketut Artika, 58, dan I Wayan Sumiarta, 43 karena dihantam gelombang tinggi belum berhasil ditemukan.
[pilihan-redaksi]
Meskipun sudah dilakukan penyisiran menggunakan Jet Sky belum ada tanda-tanda keberadaan dua pemancing tersebut. Bahkan pihak keluarga juga sudah ngaturang pakelem bebek dan ayam hitam.
Meskipun sudah dilakukan penyisiran menggunakan Jet Sky belum ada tanda-tanda keberadaan dua pemancing tersebut. Bahkan pihak keluarga juga sudah ngaturang pakelem bebek dan ayam hitam.
Kasatpol Air Polres Tabanan Iptu Ngurah Bagus Astawa mengatakan, dua pemancing yang dihantam ombak tinggi belum ditemukan. Setidaknya 65 anggota personil gabungan terdiri dari Basarnas 10, BPBD Tabanan 10 orang, Ditpol Air Polda Bali 10 orang, Satpol Air Polres Tabanan 8, RAPI 12 orang, Life Guard Tanah Lot 12 dan masyarakat ikut dalam melakukan pencarian. "Tetapi hingga kini belum ada tanda-tanda ditemukan," ujarnya.
Dikatakan proses pencarian ke tengah laut hanya menggunakan dua unit Jet Sky milik Basarnas Bali. Itupun memulai start dari Pos Balawista Munggu Kabupaten Badung kemudian menyusuri hingga ke Pantai Yeh Gangga Kecamatan Tabanan. Ini karena kawasan di Tanah Lot pantainya berbatu dan berkarang sangat sulit melakukan pendaratan.
[pilihan-redaksi2]
"Rubber boat juga tidak bisa berfungsi, ombak tinggi berkali-kali coba rubber boat hampir terbalik," beber Iptu Astawa.
"Rubber boat juga tidak bisa berfungsi, ombak tinggi berkali-kali coba rubber boat hampir terbalik," beber Iptu Astawa.
Meskipun demikian pihaknya bersama tim gabungan tetap akan berupaya dalam menemukan kedua korban. Saat malam hari pencari dengan menggunakan Jet Sky dihentikan namun pemantauan tetap akan dilakukan dengan melibatkan masyarakat. "Kami juga memonitor sampai ke Pantai Soka Kecamatan Selemadeg untuk memantau di pesisir pantai," akunya.
Sementara itu keluarga korban Wayan Sumiarta kembali mengaturkan pakelem di lokasi kejadian lengkap dengan bebek hitam. Sebab sesuai petunjuk nunasang ke orang pintar disarankan kembali mengaturkan pakelem alit. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5500 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1127 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026