Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




NTB Tak Punya Dokter Berlisensi Tangani Balap Motor

Jumat, 22 April 2022, 16:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/NTB Tak Punya Dokter Berlisensi Tangani Balap Motor.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

NTB saat ini terus mematangkan persiapan menjadi barometer penyelenggaraan balap motor bertaraf internasional. 

Modal nyata adalah Sirkuit Mandalika yang sudah sukses menjadi tuan rumah MotoGP. Lalu menyusul motor cross dunia yang juga akan dilaksanakan di Sumbawa pada Juni 2022 ini.

Namun sayangnya, NTB tidak memiliki dokter yang berlisensi khusus untuk penanganan pembalap pada saat balap motor internasional. 

Sehingga saat MotoGP di Mandalika berlangsung 18-20 Maret lalu, dokter yang berlisensi khusus penanganan balap motor ini harus didatangkan satu orang dari Jakarta. 

Mengantisipasi situasi ini, Kamis (21/4) enam orang dokter dari NTB diberangkatkan ke Finlandia untuk penanganan medis pada saat terselenggaranya event balap motor internasional. Salah satunya balap Motocross Grand Prix (MXGP) di Samota Sumbawa pada pertengahan tahun ini.

Enam dokter ini akan belajar di FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) atau federasi balap motor internasional yang berpusat di Finlandia.

“Hari ini (Kamis-red) kita berangkat,” kata Ketua Pelaksana Harian MGXP Samota, dr H Lalu Herman Mahaputra.

Finlandia dikenal sebagai pusat pelatihan medis untuk kegiatan-kegiatan balap motor internasional di dunia. 

Dokter Lalu Herman Mahaputra atau akrab disapa dokter Jack ini mengatakan,  saat gelaran MGXP Samota nanti, NTB harus mandiri. Memiliki dokter-dokter berlisensi khusus yang menangani para pembalap.

“Karena itu, diberangkatkan enam orang ke Finlandia. Termasuk saya,” jelas Direktur Utama RSUP NTB ini. 

Adapun enam dokter yang diberangkatkan ke Finlandia terdiri dari dokter spesialis emergency dan dokter umum. Dokter-dokter ini selama tiga hari (seminggu termasuk perjalanan) di Finlandia akan belajar di FIM. Setelah mendapatkan lisensi, maka NTB boleh berbangga katanya.

Memiliki dokter-dokter yang menjadi penjaga gawang saat berlangsungnya event balap internasional.

“Tidak untuk persiapan di Indonesia saja. bahkan balap-balap internasional yang digelar di luar negeri, dokter-dokter kita bisa disewa. RSUP NTB akan memiliki Kopasus, Kopaska, atau Marinir dalam istilah militer. Dokter-dokter inilah tim elitenya,” kata dokter Jack.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami