Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 31 Agustus 2026
Obat-obatan Palsu Meningkat Tajam selama Pandemi Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Semakin berkembangnya bidang kesehatan selama pandemi virus corona Covid-19 juga memicu oknum tak bertanggung jawab untuk memproduksi obat-obatan palsu.
Obat palsu tidak hanya menjadi masalah keamanan bagi pasien, tetapi uga menjadi ancaman bagi apoteker dan perusahaan farmasi.
Krisis pandemi semakin memperburuk situasi, terutama di India. Sebuah penelitian mencatat insiden produk medis di bawah standar dan palsu di negara tersebut meningkat sebesar 47% dari tahun 2020 hingga 2021.
Asosiasi Penyedia Solusi Otentikasi (ASPA), organisasi terkemuka untuk memerangi produk palsu India, mempelajari insiden palsu yang terjadi selama Covid-19 menggunakan data yang dikumpulkan melalui laporan media.
Hasil studi menunjukkan bahwa insiden pemalsuan di India telah meningkat dengan pertumbuhan 20% sejak Januari 2018 hingga Desember 2020.
Lalu, peningkatan signifikan 47% terjadi dari 2020 (91) hingga 2021 (134), dan ini dipicu oleh pandemi, lapor The Health Site.
Produk yang dipalsukan terkait dengan pengobatan Covid-19, seperti vaksin, obat-obatan, alat tes Covid, antibiotik, masker, dan sanitizer.
ASPA menambahkan bahwa kejadian pemalsuan produk Covid-19 diamati di 23 dari 29 negara bagian dan 7 wilayah serikat pekerja di India.
Insiden pemalsuan obat-obatan juga meningkat hampir 111 persen selama 10 tahun terakhir di seluruh dunia. Kasus ini menggagalkan strategi memberantas penyakit mengancam jiwa dan untuk mencapai tujuan berkelanjutan.
Secara global, produk yang paling sering dipalsukan adalah antibiotik, obat penghilang rasa sakit, dan kit perawatan Covid-19. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4758 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2570 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2200 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1827 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1248 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun