Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Obor Nusantara Tiba di Jembrana
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Obor Nusantara yang dikirab berkeliling ke seluruh Indonesia, tiba di Kabupaten Jembrana, Senin (28/7) setelah sebelumnya dikirab di Kabupaten Tabanan. Obor Nusantara diserahkan oleh Sekretaris Kabupaten Tabanan, I Nengah Yudiana kepada Wakil Bupati Jembrana, I Putu Artha dalam Upacara Serah Terima Obor Nusantara di Lapangan Lila Buana, Pengeragoan, Jembrana.
Dalam upacara yang berlangsung sederhana ini didahului dengan pembacaan Ikrar Indonesia Bangkit yang telah dicanangkan Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono saat perayaan Satu Abad Kebangkitan Nasional 20 Mei 2008 lalu oleh I Nengah Yudiana. Dalam ikrar tersebut Presiden SBY mengajak seluruh rakyat meneruskan pembangunan menuju Indonesia maju dan sejahtera pada abad 21.
"Saya sadari tantangan menuju ke arah tersebut sangat kompleks, namun saya percaya dengan persatuan dan kesatuan serta kerja keras, kita bisa wujudkan Indonesia maju dan sejahtera abad ke-21," kata SBY dalam ikrar tersebut.
Obor Nusantara ini akan disemayamkan di Wantilan Pura Jagatnatha, Negara. Selasa (29/7) Esok hari, Obor Nusantara kembali dikirab keliling Kota Negara untuk kemudian diserahterimakan kepada Pemkab Banyuwangi, di Ketapang, Jawa Timur. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun