Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Panci Presto Jadi Alat Pengering Rambut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hair dryer merupakan alat pengering rambut yang dibutuhkan banyak orang. Namun, bagaimana jika tak punya hair dryer tapi harus segera mengeringkan rambut yang basah setelah keramas?
Beberapa waktu lalu, aksi seorang pria menjadi viral di media sosial. Pasalnya, bukan mengandalkan hair dryer atau handuk, dia menunjukkan cara lain untuk mengeringkan rambut yang sungguh diluar dugaan.
Video terkait viral setelah diunggah akun Instagram @/black_lover__ox. Pada video tersebut, tampak seorang pria yang baru saja selesai mandi dan rambutnya terlihat masih basah.
Pria ini kemudian dibantu temannya untuk mengeringkan rambut. Namun tak disangka, si teman menggunakan uap panas dari panci presto yang diarahkan ke rambut basah.
Seolah benar-benar menggunakan hair dryer, pria yang baru saja keramas tadi tampak berusaha mengeringkan sambil menata rambutnya dengan uap panas yang diarahkan kepadanya.
Hingga Kamis (16/12/2021), video tersebut setidaknya sudah ditonton sebanyak lebih dari 14 juta kali. Unggahan itu juga disukai hingga lebih dari 500 ribu akun.
Warganet pun meninggalkan beragam tanggapan mereka di kolom komentar. Tak sedikit yang merasa gagal paham, tapi banyak juga yang mengaku terhibur melihat aksi pria yang menjadikan panci presto sebagai hair dryer dadakan.
Seorang warganet memuji dengan berkomentar, "Ini menakjubkan!"
"Konsep yang bagus. Lanjutkan," komentar warganet lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4640 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2447 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1135 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun