Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Pandemi Musik Mati Suri, 2 Pemuda Ini Konsisten Berkarya
BERITABALI.COM, BADUNG.
Muka lama rasa baru di skena musik Denpasar. Mati surinya musik di era pandemi ini tidak menyurutkan Ardy dan Sari untuk terus berkarya.
Menantang peruntungan bermusik di 2022 ini, mereka berkolaborasi dan membentuk sebuah band baru yang diberi nama Exira. Nama Exira sendiri berasal dari pepatah Irlandia “Delira & Excira” yang artinya delirious and excite.
Memulai awal karir di 2022 ini Exira merilis satu video akustik diluncurkan pada 13 Januari kemarin pukul 17.00 WITA di kanal Youtube Exciraofficial. Lagu ini juga merupakan draft lagu untuk single terbaru Exira yang akan di rilis di bulan Februari 2022 mendatang.
Single terbaru dari Exira sedang di siapkan berjudul “Gaslighter”, menceritakan tentang sikap seseorang yang mulai lelah menghadapi kelakuan orang yang suka bertindak sesuka hati, mempermainkan serta memanipulasi perasaan.
Dalam rangka promosi single pertama, Exira melaksanakan Mini Tour promo ke berbagai daerah di Bali. Mini Tour dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama dilaksanakan pada bulan Januari dan sesi kedua pada bulan Februari mendatang.
Adapun titik yang akan singgahi yang mempunyai fanbase Makers Family terbanyak di pulau Bali, seperti Denpasar, Canggu, Ubud, dan Kuta.
Pelaksanaan tour tersebut yang diorganisir oleh Berangkat Management, diharapkan dapat menjadi media manyampaikan hal-hal positif melalui musik dan dapat memberikan contoh attitude yang baik pada generasi muda Indonesia.
Chaerul Adjam selaku producer Exira mengaku sangat mendukung kolaborasi antara Ardy dan Sari ini yang kini tergabung dalam Exira.
“Saya sebagai orang yang selalu berada di belakang layar, melihat kemistri Ardy dan Sari, jika dipersatukan akan sangat menarik. Sehingga saya berpikir untuk menggabungkan mereka dalam sebuah band ini, Exira.” ungkapnya.
Dengan bantuan Eko Ramone, Chaerul Adjam berkeyakinan bahwa untuk meningkatkan skena musik di Bali, segala peluang harus dikerjakan. Harus dilaksanakan.
“Peluang demi peluang untuk membangkitkan skena musik di Bali akan tercipta seiring keteguhan hati kita untuk percaya bagaimana mengolah talent menjadi sesuatu yang istimewa dan dinanti orang. Dalam hal ini, saya juga merasa bersyukur bahwa ‘Berangkat Management’, yang saya buat, bisa menjadi berkat bagi banyak musisi, dan semoga selalu bisa ‘memberangkatkan’ impian-impian musisi dan skena musik di Bali untuk sampai pada tujuannya," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1995 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun