Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Panglima TNI Tegaskan Pembebasan Pilot Susi Air Masih Utamakan Dialog
beritabali.com/cnnindonesia.com/Panglima TNI Tegaskan Pembebasan Pilot Susi Air Masih Utamakan Dialog
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono kembali menegaskan upaya pembebasan terhadap pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua masih terus diupayakan.
Yudo mengatakan hingga saat ini pihaknya tetap berusaha untuk membebaskan pilot Mark Mehrtens tetapi dengan mengutamakan cara dialog.
"Untuk pilot, sudah sering saya sampaikan bahwa kita tetap berusaha untuk menemukan. Iya, tentunya tidak berdampak negatif ataupun berdampak korban di pihak masyarakat," kata Yudo, saat konferensi pers di sela acara ASEAN Chief of Defence Forces Meeting (ACDFM) di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (7/6).
"Sehingga kita tetap mengutamakan dengan dialog, dengan koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan juga PJ Bupati Nduga. Kita utamakan dengan cara-cara persuasif, tidak dengan operasi militer. Mengantisipasi jatuhnya masyarakat," imbuhnya.
Pihaknya juga menegaskan soal pembebasan tidak ada target dan tetap terus berusaha untuk membebaskan pilot Susi Air.
"Saya kira tidak ada target dan tentunya kita tetap terus berusaha. Karena kalau ditargetkan sampai kapan, karena dialog dan maupun koordinasi ini kan juga susah untuk menembus ke sana," ujarnya.
Sementara, terkait kesepakatan dua pihak juga tidak gampang dan PJ Bupati Nduga juga masih berusaha untuk menyanggupi dan menahan agar tidak terjadi operasi militer.
"Kemudian kesepakatan dua pihak ini kan juga tidak gampang iya tentunya PJ Bupati (Nduga) juga masih masih berusaha dan menyanggupi untuk itu. Dan menahan saya, untuk supaya tidak melaksanakan atau melancarkan operasi militer, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat juga demikian," ujarnya.
"Sehingga, kita tetap (persilakan), kita tetap menjaga kondusivitas distrik-distrik di sekitaran itu. Supaya tetap kondusif dan masyarakat tidak terjadi mengungsi gara-gara kejadian ini," ujarnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4478 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2290 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1847 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1025 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun