Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Panglima TNI Tinjau Lokasi Hilangnya Kapal Selam di Bali Kamis Besok
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kapal Selam Nanggala-402 milik TNI Angkatan Laut hilang kontak di Perairan Bali bagian Utara pada Rabu (21/4/2021). Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan bertolak Bali esok hari untuk melakukan peninjauan.
"Besok pagi saya ke sasaran," kata Hadi saat dikonfirmasi, Rabu siang.
Hadi menerangkan kalau kapal selam Nanggala-402 kini masih dicari. Pencarian dilakukan tepatnya di Perairan Bali atau 96 kilometer dari Bali.
Menurutnya, pencarian tersebut dilakukan oleh seluruh kapal yang memiliki kemampuan untuk melalukan pencarian bawah air.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AL Laksamana Pertama Julius Widjojono membenarkan soal hilangnya kapal selam TNI Angkatan Laut di perairan Bali bagian Utara pada Rabu (21/4). Kapal yang bernama KRI Nanggala-402 itu hilang kontak sejak pagi buta.
"Kejadian tadi subuh," kata Julius saat dikonfirmasi wartawan.
Julius mengungkapkan kalau pihaknya masih melakukan pendalaman terkait hilangnya KRI Nanggala-402 itu.
Lebih lanjut, ia menyebut ada prajurit TNI yang menjadi awak dalam kapal tersebut. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci terkait jumlah awak yang ada di dalam kapal saat kejadian.
"Ada (awak kapal)," tuturnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4479 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2293 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1859 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1026 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun