Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Pantai Tabanan Dikepung Ubur-Ubur Beracun
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pantai Tabanan yang membentang dari Tanah Lot, Kecamatan Kediri hingga Soka, Selemadeg diserbu jutaan ubur-ubur. Ribuan ubur-ubur berwana ungu tersebut memiliki rancun yang berbahaya. Sengatannya bisa membunuh manusia jika sampai menyerang jantung manusia.
Ubur-ubur beracun itu berada sekitar 100 meter dari bibir pantai sepanjang Tabanan. Kemungkinan ubur-ubur itu bisa sampai di bibir pantai.
“Ubur-ubur ini sangat berbahaya bagi keselamatan,” jelas Plt Ketua Himpunan Seluruh Nelayan Indonesia Bali, I Ketut Arsana Yasa, Rabu (13/7).
Demi keselamatan masyarakat yang ingin berenang disarankan memakai pakaian renang.
“Karena kalau sampai tersengat dan racunya bersarang di jantung bisa membunuh manusia,” tegasnya.
Untuk itu ia menghimbau kepada pengunjung pantai atau masyarakat luas yang ingin mandi di pantai untuk tidak berenang dan tidak bermain air di bibir pantai.
Masih menurut Arsana Yasa, tidak saja sepanjang pantai di Kabupaten Tabanan, tapi sepanjang pantai selatan Bali sudah diserang ubur-ubur.
“Kami sudah cek di Kuta kabupaten Badung, hingga Pengeragoan kabupaten Negara semuanya diserang ubur-ubur. Dan yang terbanyak di sepanjang pantai Tabanan,” tambahnya.
Selain ubur-ubur berwarna ungu, jenis ubur-ubur warna lainya juga ada.
“Namun sengatan ubur-ubur warna unggu yang paling berbahanya bisa menyebabkan kematian. Sedangkan sengatan
ubur-ubur jenis lainya tidak terlalu berbahaya tapi sengatanya mampu membuat orang pingsan.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 963 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 785 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 608 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 564 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik