Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Partai Poros Tengah Bakal Sulit Berkoalisi
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Lima partai papan menengah akan sulit membentuk koalisi menjadi partai poros tengah karena ada persaingan kuat antara tokoh partai tersebut.
"LSI memprediksi bahwa adanya persaingan antartokoh yang kuat di antara partai papan tengah ini, maka sulit membayangkan partai-partai ini akan bersatu membentuk poros sendiri," kata peneliti LSI Adrian Sofa, di Kantor LSI Rawamangun, Minggu (3/11/2013).
Menurut LSI, kemungkinan akan terjadi tarik menarik kepentingan akan kepemimpinan koalisi. Sebab, kelima partai tersebut bakal menetukan calon presiden ketiga setelah Golkar dan PDIP lolos parliamentary treshold dan memperoleh 25% suara sah nasional.
"Yang justru akan terjadi adalah tarik menarik antarpartai ini dalam merebut koalisi dan memastikan satu tiket capres tersisa. Partai yang di pemilu legislatif 2014, nantinya berada di urutan ketiga yang paling mungkin memimpin koalisi untuk tiket capres yang ke tiga," jelas Adrian.
Sebelumnya, LSI mengategorikan partai papan tengah berdasarkan, ketokohan tokoh partai, kekuatan financial dan akses ke media. Adapun lima partai tersebut yaitu, Partai Demokrat, Gerindra, PAN, Hanura, dan NasDem. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2945 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun