Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Partai Poros Tengah Bakal Sulit Berkoalisi
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Lima partai papan menengah akan sulit membentuk koalisi menjadi partai poros tengah karena ada persaingan kuat antara tokoh partai tersebut.
"LSI memprediksi bahwa adanya persaingan antartokoh yang kuat di antara partai papan tengah ini, maka sulit membayangkan partai-partai ini akan bersatu membentuk poros sendiri," kata peneliti LSI Adrian Sofa, di Kantor LSI Rawamangun, Minggu (3/11/2013).
Menurut LSI, kemungkinan akan terjadi tarik menarik kepentingan akan kepemimpinan koalisi. Sebab, kelima partai tersebut bakal menetukan calon presiden ketiga setelah Golkar dan PDIP lolos parliamentary treshold dan memperoleh 25% suara sah nasional.
"Yang justru akan terjadi adalah tarik menarik antarpartai ini dalam merebut koalisi dan memastikan satu tiket capres tersisa. Partai yang di pemilu legislatif 2014, nantinya berada di urutan ketiga yang paling mungkin memimpin koalisi untuk tiket capres yang ke tiga," jelas Adrian.
Sebelumnya, LSI mengategorikan partai papan tengah berdasarkan, ketokohan tokoh partai, kekuatan financial dan akses ke media. Adapun lima partai tersebut yaitu, Partai Demokrat, Gerindra, PAN, Hanura, dan NasDem. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5729 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan