Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Pedagang Mainan Keliling Cabuli Balita
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Abdul Rochim (22) memang kelewatan. Pedagang mainan keliling ini tega mencabuli anak balita berusia 4 tahun, di depan rumah sang bocah di Jalan Cokroaminoto Gang Garuda Denpasar. Ia mencabuli korban karena tidak membayar mainan yang dijual tersangka.
Kelakukan bejat Abdul Rochim (22), warga Jalan Gunung Agung Gang Bumi Ayu No 1 Denpasar, terjadi sekitar pukul 11.00 wita.
Informasi menyebutkan, saat itu tersangka sedang berjualan keliling diseputaran rumah korban.
Saat itu korban memanggil Rochim untuk membeli mainan. Namun karena tidak membawa uang, korban akhirnya dipaksa untuk meremas alat kelamin pelaku.
Yang lebih mengejutkan, pelaku juga meminta korban untuk menghisap 'burung'nya.
Kejadian tersebut ternyata disaksikan oleh sejumlah saksi yang enggan disebut namanya oleh sumber di Poltabes Denpasar.
Saksi langsung melaporkan ulah Rochim ke Poltabes Denpasar.
Menurut Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Gde Alit Widana, setelah menerima laporan dari korbannya, pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.
Dari ciri-ciri yang diceritakan korban, dengan mudahnya tersangka ditangkap saat menjajakan barang dagangannya.
"Anggota reskrim sudah menangkap tersangka dan kini masih menjalani pemeriksaan,"beber Kapoltabes, pada Rabu (29/7).
"Pelaku akan dijerat dengan hukuman maksimal agar bisa membuat efek jera pada orang yang berniat melakukan hal serupa," terangnya. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4672 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3417 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2106 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan