Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pejabat Senior Hamas Klaim Sanggup Terus Perang dengan Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pejabat senior Hamas Osama Hamdan mengatakan pada Minggu (15/9) bahwa gerakan Islam Palestina punya banyak sumber daya untuk terus memerangi Israel meski terus mengalami kekalahan selama 11 bulan perang di Gaza.
"Perlawanan memiliki kemampuan tinggi untuk terus melanjutkan," kata Hamdan kepada AFP selama wawancara di Istanbul.
"Ada martir dan ada pengorbanan ... tetapi sebagai balasannya ada akumulasi pengalaman dan perekrutan generasi baru ke dalam perlawanan," kata dia lagi.
Pernyataan ini muncul kurang dari sepekan setelah Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan kepada wartawan bahwa Hamas, yang serangannya pada 7 Oktober memicu perang Gaza, "tidak lagi ada" sebagai formasi militer di Gaza.
Usai serangan 7 Oktober, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melancarkan operasi militer balasan untuk menghancurkan Hamas. Serangan Hamas ke Israel mengakibatkan kematian 1.205 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.
Militan juga menangkap 251 sandera pada 7 Oktober, 97 di antaranya masih ditahan di Gaza, termasuk 33 yang menurut militer Israel telah tewas.
Upaya negosiasi mewujudkan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat, Mesir dan Qatar sudah dilakukan selama berbulan-bulan namun sepertinya saat ini terhenti.
Hamdan mengatakan Amerika Serikat, pendukung militer terpenting Israel, tidak melakukan cukup upaya memaksa Netanyahu memberikan konsesi yang akan mengakhiri pertumpahan darah.
"Pemerintah Amerika tidak memberikan tekanan yang cukup atau tepat pada pihak Israel," kata Hamdan.
"Sebaliknya, mereka mencoba membenarkan penghindaran pihak Israel dari komitmen apa pun," ucapnya.
Netanyahu mengatakan justru Hamas yang menolak kompromi dan dia bersumpah 'tidak akan menyerah pada tekanan' di poin-poin yang masih menjadi perdebatan.
Netanyahu juga mengatakan kampanye militer Israel sudah menewaskan setidaknya 17 ribu militan Hamas. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan