Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pekerja Migran di Buleleng Terus Diimbau Ikuti Karantina Khusus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sudah di Buleleng terus diimbau untuk mengikuti karantina khusus yang sudah digelar pemerintah.
[pilihan-redaksi]
Karantina khusus dilakukan untuk lebih memudahkan pengawasan para PMI yang baru datang dari luar negeri. Hal tersebut terungkap saat Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng yang juga Sekretaris Daerah Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat memberikan keterangan pers melalui video conference terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng dari ruang kerjanya, Rabu (15/4).
Gede Suyasa menjelaskan kedatangan setelah tanggal 11 April 2020 diharapkan untuk mengikuti karantina khusus yang sudah ditetapkan di masing-masing desa. Jika ada PMI yang masih melakukan karantina mandiri di rumahnya, Satgas Desa yang akan menelusuri dan mengajak ke tempat karantina khusus yang sudah disediakan. Baik itu yang disiapkan pemerintah desa ataupun pemerintah daerah.
“Bisa juga disiapkan pemerintah desa namun pembebanannya dialihkan ke pemerintah daerah,” jelasnya.
Skema karantina khusus di Kabupaten Buleleng juga mengalami sedikit pergeseran. Penempatan PMI yang ingin dicarikan hotel, dipersilahkan. Nanti, Satgas Desa yang melapor ke Gugus Tugas Kabupaten. Ijin ini diberikan bukan berarti semuanya dibawa ke kota.
Jika desa sudah bisa mengatasi dengan fasilitas wisata yang ada di desanya, desa yang akan menampung. Pembebanan biaya juga bisa diajukan ke Gugus Tugas Kabupaten.
“Jika partisipasi fasilitas wisata dirasa cukup di suatu desa, tidak perlu pembebanan dari kabupaten, ya sudah dijalankan. Tinggal menunggu 14 hari. Sebelum selesai karantina harus di tes swab. Yang poenting dikarantina semua. Setelah hasil swab keluar, baru bisa meninggalkan tempat karantina,” ujar Gede Suyasa.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4311 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1461 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 888 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 782 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun