Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 5 November 2026
Pemahaman dan Kepedulian Politik Kaum Milenial Bali Rendah
Rabu, 10 April 2019,
18:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Pemahaman akan politik atau kepedulian terhadap politik generasi Milenial di Bali dinilai masih sangat rendah. Hal tersebut disebabkan, karena citra politik di kalangan milenial dan pemilih pemula masih sangat rendah di Bali.
[pilihan-redaksi]
Selain itu juga, mereka selalu memandang politik hanya urusan para orang tua saja. "Pemahaman akan politik atau kepedulian terhadap politik kaum milenial di Bali masih sangat rendah sampai saat ini," jelas akademisi Dosen FISIP Universitas Udayana, Bali, Dr. Ni Made Ras Amanda, belum lama ini di Jimbaran, Badung.
Selain itu juga, mereka selalu memandang politik hanya urusan para orang tua saja. "Pemahaman akan politik atau kepedulian terhadap politik kaum milenial di Bali masih sangat rendah sampai saat ini," jelas akademisi Dosen FISIP Universitas Udayana, Bali, Dr. Ni Made Ras Amanda, belum lama ini di Jimbaran, Badung.
Disamping itu, kata dia, media cenderung menampilkan politik dari sisi yang negatif, seperti misalnya, korupsi maupun gratifikasi secara bertubi-tubi diekspos media. Jadinya, kata dia, politik dipandang terkait dengan hal-hal yang kotor, negatif dan sebagainya. Yang sebenarnya, politik juga terkait dengan kekuasaan dan pembagian kekuasaan serta kewenangan juga.
[pilihan-redaksi]
"Apa lagi saat ini, di media sosial banyak berita Hoaxnya serta kampaye-kampaye negatif juga ada" katanya.
"Apa lagi saat ini, di media sosial banyak berita Hoaxnya serta kampaye-kampaye negatif juga ada" katanya.
Meski demikian ada faktor lain yang mendorong generasi milenial di Bali memilih, yakni karena faktor budaya, keluarga dan adat yang masih kuat. Maka dari itu, menurutnya tugas semua pihak untuk memberi pendidikan Politik mulai itu dari partai politik, aktor-aktor Politik, KPU, akademisi maupun pihak-pihak terkait lainnya. "Memang ini masih merupakan PR besar dan juga sangat berat," cetusnya.
Amanda berharap agar kaum milenial di Bali mau serta tidak memandang negatif politik sehingga yang terpenting nantinya kaum milenial di Bali dapat meluangkan waktu pada 17 April untuk ikut memilih karena, satu suara mereka juga akan sangat berarti. (bbn/aga/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
02
03
04
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 596 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026