Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Pemilik Gudang Tak Percaya Buruhnya Seorang Pembunuh
Senin, 23 Januari 2017,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gudang rongkosan CV Putri Jaya di Jalan Danau Tempe 99X, Sanur Minggu (22/1) kemarin dipadati warga setempat. Mereka ingin melihat pra rekontruksi yang dilakukan petugas terkait penangkapan Arif Santoso, pembunuh Jematun alias Atun yang dibunuh secara kejam di kamar mandi.
Polisi menggelar pra rekontruksi di gudang rongsokan dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan dan Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Aris. Dalam pra rekontruksi tersebut, tersangka Arif Santoso dihadirkan untuk memeragakan cara membunuh korban. Di sela-sela pra rekontruksi, pemilik gudang rongkosan yakni Komang Sentri (38) juga hadir. Suami dari anggota TNI, Muhamad Solih, yang bertugas di Kepaon ini mengaku tidak menyangka buruhnya Arif Santoso membunuh orang.
“Padahal dia orang baik. Suka disuruh dan kerjanya baik juga,” ujarnya dilokasi gudang rongkosan. Sambil menggendong balitanya, Sentri mengatakan, Arif Santoso baru setahun bekerja di tempatnya. Pria asal Banyuwangi ini digaji dengan hitungan borongan dan bisa mendapatkan upah dalam sebulan sebesar Rp 2 juta.
“Sudah setahun dia bekerja dan kalau borongan dapat Rp 2 juta perbulan,” ujarnya.Perempuan asal Karangasem ini mengatakan selama ini banyak karyawannya yang bekerja di gudang dan silih berganti. Pekerja terakhir adalah tersangka Arif Santoso.
“Dia ini orang Banyuwangi dan sudah berkeluarga. Anaknya satu di Banyuwangi. Saya tidak kenal dengan korban,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa selama bekerja, dirinya sudah meminta kepada setiap karyawannya untuk tidak membawa perempuan ke dalam gudang rongsokan. Selama itu pula, Sentri tidak pernah melihat tersangka Arif Santoso membawa perempuan.
“Saya tidak pernah curigai sama dia (red: Arif) karena orangnya kalem. Dia sendiri tinggal di gudang dan kami percaya,” terangnya. Namun, pada Minggu (22/1) sekitar pukul 03.00 dinihari, Sentri mengaku dihubungi oleh polisi terkait penangkapan terhadap Arif. Petugas kemudian meminta membuka rekaman CCTV yang terpasang di gudang rongkosan.
“Di gudang ini ada 4 kamera CCTV tapi yang mati dua. Yang dua itu diminta polisi untuk barang bukti,” ujar Sentri.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8397 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5796 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3627 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2453 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026