Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Pemimpin Hamas Marwan Issa Tewas Dibom Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Salah satu pemimpin kelompok militer Hamas Marwan Issa tewas usai terkena serangan udara militer Israel pada Sabtu (9/3).
Marwan Issa merupakan Wakil Komandan Militer Hamas yang sudah lama menjadi sosok paling dicari oleh militer Israel.
Penasihat Nasional Keamanan Amerika Serikat Jake Sullivan mengatakan pada New York Times, bahwa Issa merupakan salah satu pemimpin dengan pangkat tertinggi di Hamas.
Issa bersama para pejabat senior Hamas menjadi target utama serangan udara Israel di sebuah kompleks bawah tanah di Gaza tengah.
Namun, para ahli berpendapat bahwa kematiannya tak berpengaruh secara signifikan terhadap struktur kepemimpinan Hamas.
"Saya tidak berpikir pembunuhan terhadap anggota sayap militer mana pun akan berdampak pada aktivitasnya," ujar analis Palestina Salah al-Din al-Awawdeh, dikutip dari New York Times.
"Akan selalu ada pergantian," tambah Awawdeh.
Meskipun begitu, Israel menyombongkan bahwa tindakannya sebagai salah satu pencapaian besar dalam memburu para pemimpin Hamas.
Michael Milshtein, mantan perwira intelijen militer Israel dan pakar urusan Palestina, juga mengatakan bahwa kematian Issa menjadi pukulan telak bagi Brigade Qassam. Walaupun ia mengakui kematiannya bukanlah "akhir dunia" bagi kelompok militer Hamas.
Sebelumnya, putra Marwan Issa, Muhammad Issa, terbunuh dalam gempuran Israel pada 28 Desember lalu.
Namun, para ahli meyakini bahwa kematian keduanya tak mempengaruhi sistem kepemimpinan kelompok militer Hamas.
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 530 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 453 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 368 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 315 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun