Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pemkab Buleleng Galang Dana CSR Pengusaha untuk Korban Banjir Banjar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng menggalang dukungan dari para pengusaha melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk membantu penanganan dampak banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan pihaknya telah menyampaikan kondisi warga terdampak bencana kepada para pelaku usaha dalam rapat bersama yang digelar pada Kamis (12/3).
Menurutnya, hampir seluruh pengusaha di Kabupaten Buleleng hadir dalam pertemuan tersebut dan memberikan respons positif terhadap upaya penanganan dampak bencana.
“Responsnya cukup baik. Mereka bersedia untuk membantu," ujar Sutjidra.
Ia menjelaskan, bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari para pengusaha nantinya akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.
Beberapa kebutuhan yang menjadi prioritas di antaranya penyediaan air bersih, perlengkapan dapur, kasur, pakaian, perlengkapan sekolah, serta sembako bagi warga terdampak.
Selain bantuan dari pihak pengusaha, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga berencana menyalurkan bantuan beras kepada warga terdampak banjir. Setiap keluarga direncanakan akan menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram.
Bantuan tersebut disiapkan untuk membantu kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.
Sutjidra mengungkapkan, proses pemulihan pascabencana di Desa Banjar diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup panjang. Hal ini karena banjir bandang yang terjadi pada Minggu (8/3) membawa material lumpur dalam jumlah besar serta kayu glondongan yang menutup sejumlah area.
Bahkan, pemerintah daerah memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk proses rehabilitasi pascabencana mencapai belasan hingga puluhan miliar rupiah.
“Rehabilitasi nanti membutuhkan anggaran cukup besar, kemungkinan belasan hingga puluhan miliar rupiah. Ini harus dianggarkan untuk rehabilitasi pasca bencana," jelasnya.
Untuk sementara, Pemkab Buleleng memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok warga serta pembersihan material lumpur dan kayu yang terbawa banjir.
Sebanyak enam unit alat berat bersama petugas gabungan dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan di lokasi terdampak. Selain itu, pemerintah daerah juga akan mengerahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat (14/3) untuk bergotong royong membantu pembersihan di wilayah terdampak banjir.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3037 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2043 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun