Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Pemkab Karangasem Maknai Tumpek Uye: Kasih Pada Binatang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pemerintah Kabupaten Karangasem Melaksanakan perayaan Tumpek Uye ( Segara kerthi) melalui tatanan kehidupan masyarakat Bali di pantai Jasri Kecamatan Karangasem pada Sabtu Kliwon Uye ( 27/8/2022).
Seperti yang diketahui, "Tumpek Uye" merupakan hari untuk memuja keagungan Tuhan Yang Maha Esa melalui pemeliharaan atas ciptaan-Nya berupa binatang ternak atau peliharaan. Tunpek Uye juga dikenal dengan sebutan Tumpek Kandang yang jatuh setiap enam bulan sekali yaitu pada Sabtu Kliwon Wuku Uye sesuai perhitungan kalender Bali.
"Pada hari ini umat Hindu membuat upacara memuja keagungan Tuhan Yang Mahaesa sebagai Siva atau Pasupati, yang memelihara semua makhluk di alam semesta ini. Pemujaan kepada Tuhan Yang Mahaesa ini diwujudkan dengan memberikan upacara selamatan terhadap semua bintang, khususnya binatang ternak atau hewan peliharaan, " ujar Bupati Gede Dana yang hadir langsung bersama Wakil Bupati, I Wayan Artha Dipa.
Menurutnya, dalam ajaran agama Hindu, keharmonisan hidup dengan semua makhluk dan alam semesta senantiasa diamanatkan. Manusia hendaknya selaras dan hidup harmonis dengan alam semesta, khususnya bumi ini dan dengan ciptaan-Nya yang lain, termasuk tumbuh-tumbuhan dan binatang.
Dalam ajaran Hindu, semua makhluk diyakini memiliki jiwa yang berasal dari Tuhan Yang Mahaesa. Doa umat Hindu sehari-hari (dalam puja Tri Sandhya) dengan tegas menyatakan : Sarvaprani hitankarah (hendaknya semua makhluk hidup sejahtra) adalah doa yang bersifat universal untuk keseimbangan jagat raya dan segala isinya.
"Disisi lain, upacara selamatan kepada binatang dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kasih sayang kepada semua binatang, khususnya binatang ternak atau peliharaan. Bagi masyarakat agraris, binatang khususnya sapi sangat membantu manusia. Tenaganya untuk bekerja di sawah, susunya untuk kesegaran dan kesehatan manusia bahkan kotorannya bermanfaat untuk menyuburkan tanaman," imbuh Gede Dana.
Dalam kaitan perayaan nilai nilai tradisi masyarakat Bali melalui perayaan Tumpek Uye. Pemerintah Kabupaten Karangasem di samping merayakan kegiatan secara niskala maka kegiatan sekala juga diisi dengan program kegiatan vaksinasi hewan peliharaan yang dilakukan oleh instansi terkait seperti misalnya vaksinasi untuk mengantisipasi penularan penyakit PMK.
"Semoga kegiatan perayaan Tumpek Uye dapat memberikan. Nilai manfaat baik secara niskala maupun sekala mewujudkan kesejahteraan masyarakat, " tutup Bupati Gede Dana.
Sementara itu, bersamaan dengan upacara Tumpek Uye, juga dilaksanakan upacara segara kerthi yang bermakna untuk menjaga kesucian atau kelestarian pantai dan lautan serta berbagai sumber-sumber alam yang ada didalamnya serta untuk menjaga vibrasi energi positif pada samudera.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1585 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1196 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1044 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 915 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah