Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 9 Mei 2026
Pencairan BLT Diprediksi Amburadul
Blahbatuh
Senin, 2 Juni 2008,
18:04 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dipastikan, pencairan dana BLT (Bantuan Tunai Langsung) di Kabupaten Gianyar bakalan amburadul, pasalnya data KK Miskin yang digunakan tahun 2005. Sedangkan di tahun 2008 ini jumlah KK miskin telah bertambah.
Seperti halnya di Kecamatan Blahbatuh, di tahun 2008 ini, KK Miskin meningkat tajam, berdasarkan data di tahun 2005, KK Miskin berjumlah 1026, sedangkan tahun 2008 meningkat menjadi 1267. Jadi selisihnya lagi 241.
Ketika dimintai keterangannya Camat Blahbatuh, I Ketut Artawa membenarkan kalau di wilayahnya KK Miskin membludak. Dan dirinya justru pusing memikirkan hal tersebut, masalahnya pencairan BLT menggunakan data tahun 2005, sedangkan di tahun 2008 KK Miskin meningkat.
“Inilah resikonya, masyarakat nantinya pasti komplin, karena banyak KK Miskin yang tak mendapatkan dana kucuran dari pusat tersebut,“ ungkapnya.
Lebih jauh, Artawa menekankan selama ini, dirinya memang sering mendengar keluhan daripada para Prebekel di wilayahnya, karena memang datanya tidak pas.
“Keluhan sudah sering kami dengar, tapi kami tak bisa berbuat banyak karena semua itu adalah kebijakan pusat,“ jelasnya. (Art)
Seperti halnya di Kecamatan Blahbatuh, di tahun 2008 ini, KK Miskin meningkat tajam, berdasarkan data di tahun 2005, KK Miskin berjumlah 1026, sedangkan tahun 2008 meningkat menjadi 1267. Jadi selisihnya lagi 241.
Ketika dimintai keterangannya Camat Blahbatuh, I Ketut Artawa membenarkan kalau di wilayahnya KK Miskin membludak. Dan dirinya justru pusing memikirkan hal tersebut, masalahnya pencairan BLT menggunakan data tahun 2005, sedangkan di tahun 2008 KK Miskin meningkat.
“Inilah resikonya, masyarakat nantinya pasti komplin, karena banyak KK Miskin yang tak mendapatkan dana kucuran dari pusat tersebut,“ ungkapnya.
Lebih jauh, Artawa menekankan selama ini, dirinya memang sering mendengar keluhan daripada para Prebekel di wilayahnya, karena memang datanya tidak pas.
“Keluhan sudah sering kami dengar, tapi kami tak bisa berbuat banyak karena semua itu adalah kebijakan pusat,“ jelasnya. (Art)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 880 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 747 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 565 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 532 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026