Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pencari Burung Temukan Mayat Tergantung di Pohon
BERITABALI.COM, NTB.
H (30 tahun), pria dari4 Lingkungan Gerung Butun Timur, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram ditemukan warga tergantung di pohon Lamtoro, Sabtu (12/11) malam, sekitar pukul 23.00 WITA.
H yang baru dua bulan pulang merantau dari Kalimantan dan diduga mengalami stres ditemukan oleh warga yang berniat mencari burung.
“Kejadiannya itu di Jalan Sandubaya, kompleks pergudangan Pegadaian Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram,” terang Kapolsek Sandubaya Kompol Nasrullah, Senin (14/11).
Sejak dua bulan pulang merantau dari Kalimantan, korban diduga mengalami stres, korban juga diduga sering berhalusinasi dan berbicara sendiri.
“Semenjak balik kerja dari Kalimantan korban mulai stres dan depresi, setiap hari keluar jalan keliling tanpa tujuan,” ungkap Kapolsek Nasrullah.
Penemuan mayat ini berawal dari warga berinisial BMR dan saksi DS sedang mencari burung di sekitar tempat kejadian. Pada saat saksi menyenter ke atas pohon untuk melihat burung yang akan dibidik, tiba-tiba saksi melihat seseorang dengan posisi tergantung dengan tali.
“Seketika kedua saksi itu lari dan memberitahu saksi lainnya bahwa ada korban gantung diri,” ungkap Nasrullah.
Setelah mengetahui informasi itu, saksi melaporkannya ke Polsek Sandubaya. Polisi yang mendapati informasi itu, langsung mendatangi dan melakukan olah TKP dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk divisum.
“Pada saat ditemukan sudah tidak bernyawa,” katanya.
Berdasarkan hasil visum dokter, ditemukan luka jeratan di leher, luka pada leher dasar, lidah tergigit.
“Dari pemeriksaan visum ini, dokter menyampaikan bahwa korban murni meninggal akibat gantung diri,” sebutnya.
Dengan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan terhadap korban, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi.
“Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kematian korban merupakan sebuah musibah,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5968 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan