Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Pencurian Pasir Laut di Jembrana Menggila
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Mahalnya harga pasir laut di pasaran membuat pencurian pasir laut di Jembrana makin marak. Oknum-oknum yang melakukan pencurian tergiur dengan melonjaknya permintaan pasir laut yang disertai dengan meningkatnya harga pasir laut tersebut.
Dari informasi yang diperoleh, pencurian pasir laut terjadi hampir di seluruh pantai di wilayah Jembrana antara lain, pantai Pengambengan, Negara dan pantai Yeh Kuning, Pekutatan.
Pencurian pasir laut di Pengambengan memang sempat ditertibkan oleh Satpol PP Jembrana, namun belakangan ini kembali kambuh.Pencurian pasir laut tersebut dilakukan dengan terlebih dulu mengumpulkannya di satu tempat yang tersembunyi dan tertutup rapat.Setelah mendapatkan pembeli, pasir laut akan diangkut pada malam hari supaya terhindar dari pantauan aparat.
Perbekel Pengambengan, H Asmuni Turyadi ketika dihubungi, Minggu (4/1) mengatakan pihaknya telah berulang kali mengingatkan warganya agar tidak mengambil pasir laut namun masih saja ada warganya yang melakukan pengambilan pasir laut.
"Kita sudah sering mengingatkan mereka bahkan sudah beberapa kali kita dipanggil, tetapi mereka tetap membandel dan melakukan aksinya dengan kucing-kucingan," ungkapnya.
Sedangkan di pantai Yeh Kuning, pencurian pasir laut malah lebih parah karena dilakukan secara besar-besaran dengan menggunakan alat berat dan dikoordinir oleh seorang oknum.
"Pengambilan pasir laut ini ada yang mengkoordinir. Awalnya memang berkedok untuk pembangunan desa tapi belakangan ini hasil penjualannya malah masuk kantong pribadi," ujar seorang sumber yang minta namanya tidak dionlinekan.
Kepala Dinas PULH Jembrana Ketut Swijana, Minggu (4/1) membenarkan kasus pengambilan pasir laut masih marak di Jembrana. Padahal pihaknya sudah berusaha menghentikan pengambilan pasir laut yang jelas-jelas dilarang dengan alasan apapun apalagi diperjualbelikan.
"Camat sudah kita surati supaya dilanjutkan ke desa-desa, kita juga pernah turun ke lokasi dimana ada aksi pengambilan pasir laut itu,"terangnya. (dey)
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 975 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 792 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 611 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 567 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik