Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Pendeta Ini Kubur Diri Hidup-Hidup Tapi Berakhir Mengenaskan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pendeta di Zambia, Afrika tewas setelah ia mengubur dirinya hidup-hidup. Menyadur Mwakilishi Selasa (24/08), aksinya diduga terinspirasi oleh Yesus Kristus.
Pendeta James Sakara dari Gereja Sion di kota Chidiza mengira, ia bisa bangkit setelah tiga hari terkubur, layaknya kebangkitan Yesus. Sesuai instruksi, para pengikutnya mengubur ia hidup-hidup setelah meyakinkan mereka bahwa ia akan bangkit lagi.
"Kamu semua yang kurang percaya, kubur Sakara ini yang kamu lihat sekarang dan dia akan bangkit dari kematian dan menghirup paru-parunya yang bebas penuh lagi!"
Mengenakan gaun putih, sepasang sandal kulit, dengan tangan diikat, pendeta itu dikubur dalam kondisi masih bernapas di kuburan dangkal oleh tiga anggota gereja.
Sepertinya, apa yang diyakini pendeta 22 tahun itu meleset karena ketika mereka menggali kuburnya tiga hari kemudian, ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Laporan menunjukkan bahwa gaun kotor Sakara ditutupi dengan lendir dan darah yang mengindikasikan ia berjuang sampai napas terakhir.
Polisi dilaporkan menangkap salah satu pria yang mengubur pendeta hidup-hidup sementara dua tersangka lainnya masih buron.
Sakara meninggalkan seorang istri yang sedang hamil. Ia kemudian dimakamkan di wismanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1071 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 896 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 817 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 536 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 410 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun