Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Pendidikan HIV/AIDS Masuk Kurikulum
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali memutuskan untuk memasukkan pendidikan HIV/AIDS sebagai bagian dari kurikulum pendidikan di tingkat SLTP dan SMU.
Keputusan ini diambil karena pendidikan HIV/AIDS melalui kegiatan ekstrakulikuler dalam bentuk Kelompok Siswa penduli AIDS (KSPA) di sekolah-sekolah belum terlalu efektif.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja pada keteranganya di Renon (14/12) mengatakan pendidikan HIV/AIDS akan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dalam bentuk muatan pendidikan lokal.
Dimana pendidikan HIV/AIDS pada tahap awal diajarkan oleh para petugas kesehatan di tingkat puskesmas.
Sutedja menyampaikan pendidikan AIDS di sekolah ini lebih dititikberatkan pada pengenalan penyakit AIDS dan penularan HIV/AIDS.
�Selama ini siswa hanya tahu hanya orang dewasa yang bisa tertular tapi sebenarnya semua umur bisa kena, kini akan meluruskan ini, � Nyoman Sutedja.
Nyoman Sutedja mengungkapkan sampai saat ini jumlah kasus HIV/AIDS di Bali telah mencapai angka 3800 kasus.
Dari jumlah kasus tersebut rata-rata yang terinfeksi adalah remaja umur produktif yaitu umur 20-29 tahun. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5474 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3471 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2305 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1101 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan