Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
Penembakan di AS Saat Acara Pameran Mobil, Satu Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya satu orang tewas dan 24 lainnya luka-luka – termasuk anak-anak – dalam insiden penembakan di sebuah pameran mobil di Arkansas tenggara. Dalam pernyataannya, Arkansas State Police mengatakan satu orang telah ditangkap dan pihak berwenang masih mencari beberapa orang lain yang mungkin telah melepaskan tembakan ke arah kerumunan Sabtu malam (19/3). Belum ada informasi lain soal kondisi korban yang luka-luka dan sebagainya.
Juru bicara Arkansas State Police, Bill Sadler mengatakan polisi negara bagian Arkansas datang ke lokasi di Dumas, yang terletak sekitar 144 kilometer selatan Little Rock, sekitar pukul 7.25 malam waktu setempat, karena laporan insiden penembakan di luar sebuah pameran mobil.
Pameran ini merupakan bagian acara komunitas yang dilangsungkan setiap musim semi untuk mengumpulkan dana bagi beasiswa dan pasokan sekolah, demikian menurut situs Delta Neighborhood Empowerment Youth Organization.
Penyelenggara pameran mobil itu, Wallace McGehee, menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban dan komunitas itu.
McGehee mengatakan “terjadinya hal seperti ini merupakan tragedi. Kami telah menggelar pameran ini selama 16 tahun tanpa masalah.”(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4339 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1464 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 958 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 891 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 838 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun