Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Penerapan Prokes di Buleleng Semakin Membaik
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dari 1.031 aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Buleleng yang sudah menjalani tes usap secara massal, diketahui 1 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng telah meminta yang bersangkutan menjalani isolasi di rumah sakit karena memiliki gejala Covid-19.
Sekda Buleleng yang juga Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa menjelaskan seorang ASN yang terkonfirmasi positif COvid-19 konidisinya dalam keadaan stabil dan mendapat perawatans esuai prosedur penangananmedis Covid-19.
Satga Percepatan Penanganan Covid-19 sudah melakukan tracing atau pelacakan terhadap pihak-pihak yang sempat melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan. Ini bagian dari tanggungjawab pemerintah dalam mengintensifkan penerapan 3T, Testing, Tracing dan Treatment.
“Penanganan dilakukan sesuai dengan protokol. Pemerintah intensifkan 3T dan kampanye 3M secara kontinyu terus dilakukan kepada masyarakat,” ujar Suyasa, Selasa (17/11).
Suyasa mengatakan selama tes usap berlangsung, banyak ASN yang negative Covid-19. Ini artinya, penerapan 3M sudah sangat baik diterapkan oleh masyarakat. Baik di perkantoran maupun di wilayah-wilayah lain. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4281 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1448 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 947 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 879 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun