Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Pengajuan Pemberhentian Empat Perbekel di Buleleng yang Nyaleg Masih Proses
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kendati telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai kepala desa atau perbekel, namun hingga saat ini keempat perbekel yang mundur dari jabatannya karena memilih menjadi bakal caleg (bacaleg) partai politik (Parpol) masih aktif menjalankan tugasnya sebagai perbekel.
Surat pernyataan mundur yang dikirimkan kepada Bupati Buleleng hingga kini belum mendapat respons dari pemangku kepentingan.
Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengatakan surat pengunduran diri 4 perbekel yang ikut nyaleg tersebut sedang diproses. Hal itu sesuai dengan ketentuan yang bersangkutan harus mengundurkan diri.
“Ini sedang kita proses saya berharap dalam waktu dekat semua prosesnya sudah selesai,” kata Ketut Lihadnyana.
Pj Bupati Buleleng ini menambahkan semua proses yang dilakukan untuk menempati pos Pj perbekel yang ditinggalkan pejabatnya tidak ada unsur politis.
”Apakah akan ditugaskan dari pegawai kecamatan (untuk menjadi Pj) yang jelas tidak ada unsur muatan politik,” tandasnya.
Sementara itu Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udiyana mengatakan lampiran surat terkait pengunduran diri 4 perbekel tersebut merupakan syarat adiministrasi yang mutlak dilakukan.
Namun hingga saat ini pihak KPU belum menerima lampiran jawaban surat yang diterbitkan Pj Bupati Buleleng sebagai jawaban atas pernyataan mengundurkan diri sebagai perbekel.
“Sebetulnya itu (surat jawaban dari Pj Bupati) memang harus dilakukan sebagai persyaratan yang harus dipenuhi oleh yang bersangkutan. Dan hingga saat ini kami belum menerimanya,” kata Dudhi, Rabu 7 Juni 2023.
Sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng, Nyoman Agus Jaya Sumpena membenarkan jawaban dari Pj Bupati terkait mundurnya 4 perbekel belum dijawab. Menurutnya, para perbekel itu telah mengajukan pengunduran diri jauh hari sebelum ikut mendaftar sebagai bacaleg.
Mundurnya mereka dilakukan melalui surat yang ditujukan kepada Bupati Buleleng.
“Surat pengunduran diri 4 perbekel itu telah diterima Dinas PMD dan langsung dilaporkan kepada Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana,” kata Jaya Sumpena.
Sementara surat pengajuan mundur masih dalam proses untuk penunjukan penjabat (Pj) mereka tetap bertugas sebagai perbekel.
”Selama SK pemberhentian belum terbit, mereka tetap bertugas sebagai perbekel hal itu agar tidak ada kekosongan kepemimpinan di desa.Proses SK pemberhentiannya sedang dilakukan bersamaan dengan penunjukan Pj perbekel,” kata Jaya Sumpena.
Sebelumnya 4 bacaleg dari PDIP Buleleng yang masih berstatus perbekel ikut dalam proses pendaftaran di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng. Para perbekel tersebut yakni Perbekel Patas Kecamatan Gerokgak Kadek Sara Adnyana, Perbekel Patemon Kecamatan Seririt Ketut Winaya, Perbekel Bungkulan Kecamatan Sawan Ketut Kusuma Ardana dan Perbekel Tembok Kecamatan Tejakula Dewa Komang Yudi Astara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 790 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 722 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 385 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 329 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun