Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 14 Mei 2026
Pengolahan Sampah Mandiri Tiap Desa di Klungkung Mampu Reduksi Sampah Hingga 80%
Rabu, 24 Mei 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta Terima Kunjungan Study Banding Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat PuPera, Terkait Penggolahan Sampah Terpadu KSM Darma Winangun Desa Tangkas.
Terpilihnya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu - Reduce, Recycle, Reuse (TPST-3R) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Darma Winangun Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, sebagai Kunjungan Lapangan study banding oleh Kementrian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PuPera), sangat mendapat apresiasi dan diharapkan mampu meningkatkan sistem kualitas kerja agar TPST Desa Tangkas ini ke depan bisa semakin lebih baik.
[pilihan-redaksi]
Suwirta menyampaikan bahwa sampah merupakan masalah yang paling penting di dalam kehidupan masyarakat. Khususnya di Kabupaten Klungkung sampai saat ini masih belum bisa menemukan tempat yang layak untuk membuat TPA yang baru.
"Untuk itu Pemkab Klungkung membuat program untuk mengolah sampah secara mandiri pada tiap-tiap desa dengan membentuk bank sampah dan membuat TPST-3R," katanya Rabu (24/5).
Suwirta menyatakan pola ini dirasa cukup efektif karena mampu mereduksi sampah sampai dengan 80 persen. Sehingga yang dibuang TPA hanya residunya saja, sedangkan sampah organik dan non organik bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh kelompok swdaya masyarakat pengelola TPST-3R.
"Penduduk Kabupaten Klungkung menghasilkan sampah antara 155 ribu kilogram sampai 185 ribu kilogram per hari, atau sampai 0,8 kilogram per orang per hari. Sampah yang dapat ditanggulangi dari perkotaan sebanyak 2.893 meter kubik per hari yang dibuang ke TPA sente," tuturnya.
Sementara rombongan juga diajak mengunjungi tata cara pengolahan sampah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Darma Winangun Desa Tangkas. Mulai dari pemilahan sampah plastik hingga penggolahan sampah organik menjadi pupuk siap jual.
Ketua TPST-3R KSM Darma Winangun Desa Tangkas, Ketut Darmawan menyampaikan TPST ini dibangun akhir tahun 2015 dan mulai beroprasi awal tahun 2016. Dengan lima orang tenaga kerja dari Desa Tangkas. [rls/klk/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1253 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 970 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 801 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026