Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Penjual Makanan Keliling Tak Rela Dagangan Diborong
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi tak biasa ditunjukkan oleh seorang wanita penjual makanan keliling. Penjual itu berat hati dagangan diborong, beda dari penjual lain yang biasanya antusias ketiban rezeki.
Aksi penjual makanan tersebut sampat membuat heran selebgram sekaligus pengusaha Maharani Kemala. Dia berniat memborong dagangan sang ibu tetapi sempat ditolak. Videonya pun viral.
Dalam unggahan yang dibagikan di TikTok dan akun YouTube pribadinya, Maharani Kemala memperlihatkan momen saat dirinya menghampiri penjual makanan.
Ia mengaku awalnya membeli jagung rebus kepada sang ibu. Saat itu dia memberikan bayaran lebih namun penjual bersikukuh memberikan kembalin.
Merasa tersentuh, Maharani mencari ibu tadi dan berhasil menemuinya kembali. Tampak penjual makanan tersebut menyunggi nampan di kepala yang berisi dagaga mulai dari buah-buahan sampai makanan kecil.
Maharani lalu berkata ingin memborong semua yang ada di nampan. Namun, si penjual menolak. Bukan tanpa sebab, penjual takut kalau dagangannya tak dimakan.
"Emang (kalau diborong) mau dibuat apa?," ujarnya keberatan.
Melihat respons si ibu, Maharani pun berusaha meyakinkan. Dia bilang makanan itu pasti dimakan.
"Nanti aku kasih anak-anak di kantor," kata sahabat Nagita Slavina tersebut.
"Banyak kok bu anak-anaknya," sahut wanita dalam video.
Masih berat hati, si penjual pun kembali menjawab, "Kasihan nanti kalau nggak ada yang makan".
Singkat cerita, penjual akhirnya luluh. Ia rela dagangannya diborong oleh Maharani Kemala.
Selepas jual beli, dia pun diajak Maharani masuk ke mobil. Maharani menraktirnya belanja dan mengantarkannya pulang.
Dalam video itu, juga diterangkan kalau penjual makanan biasanya berdagang di sekitar Denpasar, Bali.
Melihat aksi pedagang makanan keliling yang sempat tak rela dagangannya diborong, warganet terkesan sekaligus dibuat salut. Kebanyakan menilai sikap penjual makanan bijak, karena takut kalau makanan mubazir.
"Ibunya takut nanti nggak dimakan karena dia menghargai makanan, semoga rezekinya melimpah bu," kata sadaru***.
"Dia ngerti adab jualan menurut fiqih, esensi jualan tak melulu untung dan rugi omset tapi keberkahan," tulis eritapu***.
"Ibunya keren loh, dia tau selera pembelinya. Jadi khawatir takut mubazir," timpal als**.
"Niat penjualnya baik banget," sahut Anth**.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4549 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2010 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1058 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun