Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Perdagangan Penyu Dibalik Taman Wisata Penyu
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar, Perdagangan penyu di Bali kini berkembang dengan menggunakan motif taman wisata penyu. Lembaga pemerhati satwa ProFauna Indonesia mencurigai adanya 11 lokasi perdagangan penyu berkedok taman wisata penyu di Bali. 11 taman wisata penyu tersebut berada di kawasan Pulau Serangan.
Ketua Pro Fauna Indonesia Rosek Nursahid menyatakan keganjilan keberadaan perdagangan penyu berkedok taman wisata penyu terlihat dari pergantian spesies penyu di taman tersebut. Disisi lain penyu-penyu yang ada di taman penyu tersebut tidak di tagging atau diberikan kode.
“Kami melihat jumlahnya kok fluktuatif, artinya tidak semua penyu juga di tagging atau dikasi tanda. Artinya ini ada celah manipulasi pemanfaatan. Mungkin ijinya mendisplay untuk wisata 100 penyu, pertanyaanya kemudian apakah petugas itu mengecek rutin jumlahnya? yang kedua apa di cek rutin itu individu yang sama,” kata Rosek Nursahid.
Rosek Nursahid menegaskan jika memang benar konsep yang dikembangkan adalah taman penyu, maka tidak perlu adanya regenerasi atau pergantian penyu, sebab umur penyu bisa mencapai ratusan tahun.
Rosek berharap pemerintah daerah Bali melakukan evaluasi terhadap taman-taman penyu yang ada di Pulau Serangan Bali,
termasuk mengevalusi perijinan taman-taman penyu tersebut.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5532 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2328 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1155 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan