Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Perkembangan Kasus Corona di Buleleng: 3 PDP, 7 ODP dan 154 OTG
BERITABALI.COM, BULELENG.
Terkait data perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng per tanggal 4 April 2020, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menjelaskan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang sekarang dirawat di RS Pratama Giri Emas berkurang satu sehingga sekarang masih tersisa tiga orang.
[pilihan-redaksi]
Sementara, untuk jumlah ODP saat ini berkurang satu orang sehingga berjumlah 6 orang yang sebelumnya ada 7 ODP. Ini dikarenakan 1 orang ODP tidak menunjukan gejala dan statusnya berubah menjadi Orang Tanpa Gejala (OTG).
Untuk jumlah OTG saat ini berjumlah 154. Ada tambahan 2 orang dengan rincian 1 orang ODP yang berubah status menjadi OTG dan 1 orang yang merupakan kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Tabanan dan sudah dilakukan rapid tes dengan hasil negatif.
Saat ini juga sedang dilakukan pemantauan terhadap pelaku perjalanan wilayah terjangkit dan wilayah transmisi lokal (tanpa gejala). Jumlah kumulatif saat ini sebanyak 908 orang dengan 366 orang telah berakhir dalam masa pantau 14 hari.
Sehingga sisa yang masih dipantau sebanyak 542 orang dengan rincian 399 pekerja kapal pesiar, 51 TKI lainnya, Warga Negara Asing (WNA) tetap 6 orang, pulang dari luar negeri tetap 12 orang, dan orang yang datang dari daerah transmisi lokal sebanyak 74 orang.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4307 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1460 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 953 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 887 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 778 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun