Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Permintaan Penyu Untuk Upacara Menurun
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan data Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu (TCEC) Bali menunjukkan permintaan penyu untuk kegiatan upacara keagamaan dan adat di Bali mengalami penurunan drastic dalam 5 tahun terakhir. Berdasarkan data permintaan Penyu untuk kegiatan upacara dan adat pertahun kurang dari 100 ekor, padahal tahun-tahun sebelumnya mencapai 300 ekor.
Ketua TCEC Serangan Bali Wayan Geriya pada keteranganya saat ditemui di Pulau Serangan, Selasa (16/8) menyampaikan penurunan penggunaan penyu dalam upacara keagamaan di Bali kini mulai tergantikan dengan itik ataupun kambing sesuai dengan Bhisama atau Fatwa dari Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI). Walaupun masih ada yang menggunakan lebih pada penggunaan secara simbolis dengan ukuran yang kecil
“Efek Bhisama dan kecendrungan panitia penyelenggara upacara itu cari yang kecil malah sekalian, yang ukuran sejengkal atau delapan bulan, karena memang simbolis, kalau dulu kan memang ada tawar menawar,“ ujar Wayan Geriya.
Geriya mengakui jika ada data yang menyebutkan perdagangan penyu di Bali pertahun mencapai seribu ekor. Menurut Geriya hal itu terjadi karena cukup banyak oknum yang melakukan perdagangan penyu dengan kedok upacara agama yang merugikan masyarakat Bali.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5544 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3485 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2337 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1172 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan